Rayakan Hari Tubuh dan Darah Kristus, Umat Ampenan Diajak Perkuat Persekutuan dan Bersiap Sambut HUT ke-46

AMPENAN – Perayaan ekaristi hari raya ‘Tubuh dan Darah Kristus’ (07/06/2026) menjadi momen istimewa bagi 20 penerima sakramen komuni pertama. Suasana khidmat sekaligus sukacita menyelimuti Gereja Katolik St. Antonius Padua Ampenan dalam misa yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki, RP. Sifronisius Iron Risdianto, SVD.
Perayaan yang berlangsung sakral ini berubah menjadi hangat dan interaktif saat sesi homili. Pater Iron mengajak anak-anak maju ke depan altar dan memberikan pertanyaan interaktif.

Dalam dialog interaktif yang jenaka, suasana gereja dipenuhi tawa umat ketika Pater Iron bertanya mengenai siapa anggota keluarga yang paling lama berdandan di rumah sejak pagi hari. Secara jujur, mayoritas anak langsung menjawab “Mama”, memecah ketegangan batin anak-anak yang semula tampak gugup.
Beralih dari dialog yang jenaka, Pater Iron juga menanyakan komitmen dan hal nyata apa yang akan mereka lakukan. Tidak berpanjang kata, calon penerima komuni pertama berjanji untuk lebih sering lagi melakukan hal nyata seperti menyapu, mengepel, mencuci piring, menyiram bunga dan menyetrika pakaian.
Dalam perayaan ini juga, Pater Iron menegaskan bahwa manusia tidak hanya membutuhkan makanan jasmani, tetapi juga makanan jiwa. Dunia sering menawarkan kepuasan terbatas, sedangkan Ekaristi memberikan cinta sejati yang tidak terbatas.

“Gereja Katolik selalu menekankan tentang persekutuan. Dan pentingnya membangun semangat persekutuan yang solid mulai dari keluarga hingga lingkungan,” tegasnya. Melalui homili ini juga umat diingatkan bahwa menjadi Katolik berarti hidup bersama orang lain, bukan iman yang egois atau privat saja.
Selanjutnya sukacita perayaan hari itu kian lengkap dengan ungkapan syukur yang disampaikan oleh Ketua Panitia Komuni Pertama sebelum berkat penutup. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Pater Iron yang memimpin misa dengan khidmat, serta para suster dan pembina yang telah sabar mendidik anak-anak.

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada orang tua, seluruh panitia, serta Paduan Suara Sacra Melodia yang telah mempersembahkan pelayanan terbaiknya hingga umat memberikan tepuk tangan meriah. Kepada anak-anak, ia berpesan agar momen ini menjadi awal yang baik untuk semakin rajin berdoa dan taat kepada orang tua maupun gereja.
Sebelum berkat penutup juga Pater Iron mengajak umat untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Paroki Ampenan ke-46 dan Pesta Perak KBG (Komunitas Basis Gerejani) di Keuskupan Denpasar.
Kegiatan yang akan dilakukan seperti aksi nyata bersih-bersih Pantai Penghulu Agung, jalan santai, donor darah, serta cek kesehatan murah yang kemudian berpuncak pada misa syukur HUT Paroki pada 14 Juni 2026 di mana umat diajak mengenakan pakaian bernuansa adat Nusantara. *
Penulis: Evelyn-Komsos Ampenan
Editor: Hiro/KomsosKD



