LINTAS PAROKI

199 Umat Paroki Sang Penebus Sumbawa Terima Sakramen Krisma

Mgr. San: Jangan Jadi Katolik "Kura-Kura"

SUMBAWA – Suasana penuh hikmat dan sukacita menyelimuti Paroki Sang Penebus Sumbawa pada perayaan Misa Minggu Biasa XIII, Minggu (28/6).

Sebanyak 199 umat secara resmi menerima Sakramen Krisma yang diterimakan langsung oleh Bapak Uskup Denpasar, Mgr. Dr. Silvester San.

Perayaan Ekaristi dimulai pada pukul 08.00 WITA, diawali dengan perarakan masuk.

Bapak Uskup yang didampingi oleh Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey,
Pastor Paroki RD. Laurensius Maryono, dan Pastor Rekan RD. Damianus Hyoga Gustav Langi.

Pikul Salib dan Ujian Kesetiaan

Dalam homilinya, Mgr. Silvester San menegaskan bahwa seorang pengikut Kristus tidak boleh ragu-ragu dan harus berani memikul salib.

Bapak Uskup menjelaskan bahwa memikul salib Kristus memiliki arti yang istimewa, yakni kesiapan menanggung risiko iman, penolakan, hingga penghinaan karena kecintaannya pada Yesus.

Secara khusus Mgr. San juga mengingatkan umat agar tidak menjadi penganut agama yang hanya setia di saat nyaman saja.

“Jangan menjadi Katolik ‘Kura-kura’. Seperti kura-kura yang berjalan tegak saat aman, namun menyembunyikan kepalanya saat ada ancaman. Orang Katolik kura-kura hanya mengaku pengikut Kristus di masa damai, namun mundur dan menyangkal iman saat ada tantangan. Kesetiaan itu
bukan sekadar di bibir saja, tapi harus nyata dalam kehidupan yang konkret,” ingat Bapak Uskup.

Ritus Sakramen Krisma

Setelah homili, prosesi penerimaan Sakramen Krisma berlangsung dengan sakral melalui beberapa tahapan utama yaitu dimulai dari Penyerahan Calon Krisma.

Pastor Paroki RD. Laurensius Maryono secara resmi menyerahkan 199 calon krismawan-krismawati kepada Bapak Uskup, yang disambut dengan
ucapan terima kasih atas dedikasi para pembina.

Dilanjutkan Pembaharuan Janji Baptis, di mana seluruh calon dengan lantang memperbaharui janji baptis mereka, dilanjutkan dengan Doa Mohon Turunnya Roh Kudus (Doa Epiklese).

Kemudian Pengurapan Minyak Krisma. Satu per satu krismawan dan krismawati maju ke depan altar untuk diurapi Minyak Krisma pada dahi sebagai meterai karunia Roh Kudus, diiringi puji-pujian dari koor dan umat.

Menjelang akhir perayaan, RD. Laurensius Maryono menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara dan berterima kasih kepada Bapak Uskup serta seluruh panitia.

Mgr. Silvester San turut memberikan proficiat dan ucapan selamat kepada para krismawan dan krismawati.

Bapak Uskup berpesan agar sebagai orang Katolik yang kini telah dewasa dalam iman, mereka dapat semakin aktif melayani di tengah paroki maupun masyarakat.

Perayaan Ekaristi yang berjalan dengan tertib dan lancar ini ditutup dengan Berkat Perutusan dari Bapak Uskup, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pembagian sertifikat Krisma.*

Penulis: Made Suryani-Komsos Sumbawa
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button