Perayaan 25 Tahun Paroki Roh Kudus Katedral, Dihadiri Seluruh Imam Keuskupan Denpasar
Serangkaian dengan Presmian Aula Paroki

DENPASAR – Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar merayakan HUT ke-25 (Pesta Perak), Senin, 2 Februari 2026.
Perayaan sungguh meriah, dihadiri hampir seluruh imam yang berkarya di Keuskupan Denpasar, mulai dari Bima di ujung timur pulau Sumbawa dan pulau Lombok (NTB) hingga paroki Palasari, di barat pulau Bali. Di antara imam yang hadir ada juga RP. Kristianus Ratu, SVD, mantan Pastor Paroki Katedral yang kini berkarya di tempat lain.
Gedung gereja Katedral yang terletak di jalan Tukad Musi Denpasar, dipadati umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi syukuran 25 tahun paroki itu.

Tidak hanya umat Paroki Katedral, tetapi juga dari paroki lainnya termasuk utusan Dewan Pastoral Paroki (DPP) dari beberapa paroki yang diundang secara resmi.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Bapak Uskup Denpasar Mgr. DR. Silvester San, didampingi lebih dari 40 orang imam konselebran. Semua imam mengenakan kasula uniform yang disediakan Paroki Katedral.
Koor dilayani oleh koor Paroki Katedral. Sedangkan Mazmur didaraskan oleh bintang tamu Lisa A. Riyanto, seorang artis penyanyi dan pengurus Komisi Komsos KWI yang saat yang sama hadir mengikuti kegiatan pembekalan Teknologi AI bagi para imam Keuskupan Denpasar di Catholic Center.
Peresmian Aula
Seakan menjadi kado istimewa pada pesta peraknya, sebelum misa dimulai Bapak Uskup Denpasar meresmikan aula paroki yang baru selesai dibangun beberapa saat lalu.
Aula ini terletak di basemen gereja, dengan fasilitas cukup memadai sebagai ruang pertemuan atau even-even tertentu, lengkap dengan pendingin udara.
Aula ini kerap dipakai juga sebagai tempat ibadat (digunakan saat misa) ketika ruangan dalam gereja sudah penuh. Setelah peresmian aula dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi.
Misa dimulai tepat pukul 18.00, diawali perarakan dari sakrasti, melewati samping kanan luar gedung gereja, baru masuk dalam gereja. Perayaan syukur itu dimeriahkan oleh koor paroki Roh Kudus Katedral.

Pesta perak Paroki Roh Kudus Katedral, bertepatan dengan Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah.
Dalam pengantar misa, Bapak Uskup mengungkapkan, bersamaan Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah, Paroki Roh Kudus Katedral merayakan HUT ke-25 atau Pesta Perak.
“Dalam perayaan ini kita pantas bersyukur atas berkat dan rahmat Tuhan pada Paroki Katedral. Kita berdoa, semoga paroki ini terus bertumbuh dan berkembang. Karya pelayanannya semakin menjangkau lebih banyak umat di Denpasar ini,” ungkap sang Gembala.
Terkait dengan Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah, bacaan Injil diambil dari Lukas 2:22-40, yang mengisahkan Maria dan Yusuf membawa Anak Yesus ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan, “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah.”

Dalam homilinya Bapak Uskup mengatakan semua orang tua menginginkan anaknya menjadi sukses sekaligus memiliki iman yang kuat. Oleh karena itu, setiap orang tua diajak untuk mewariskan nilai-nilai iman Katolik kepada putra-putri mereka.
Di sisi lain, dalam homili itu Bapak Uskup juga mengungkapkan rasa bahagia karena Paroki Roh Kudus Katedral berlimpah berkat dalam perjalanannya selama 25 tahun.
“Paroki Katedral walau terlambat dibangun tetapi saat ini sudah berkembang dengan baik, Sudah 25 tahun paroki ini berada, kita patut bersyukur,” kata Bapak Uskup.

Sebelum berkat meriah di akhir perayaan, Pastor Paroki Roh Kudus Katedral RP. Yosef Wora, SVD, dalam sapaan kasihnya selain mengungkapkan rasa syujur dan terima kasih kepada Tuhan yang telah menyertai paroki yang dipimpinnya. Pater Yosef juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Uskup yang memimpin perayaan itu, Vikjen dan seluruh imam yang hadir, dan umat yang berpartisipasi dalam perayaan itu.
“Kita bersukur bangunan gereja ini telah berusi 34 tahun, dan peresmian sebagai paroki 25 tahun lalu, pemekaran dari Paroki St. Yoseph Denpasar. Syukur kepada Tuhan, setelah Sinode I, beberapa sektor (sekarang lingkungan) di bawa paroki St. Yoseph, khususnya di wilayah Denpasar Selatan bergabung menjadi bagian paroki ini tepatnya 2 Februari 2001 Bapak Uskup Benyamin (Uskup saat itu), menetapkan katedral sebagai paroki definitif,” ungkap Pater Yoseph.

Lebih lanjut Pater Yosef menerangkan bahwa pertumbuhan jumlah umat cukup pesat mencapai 13 ribu lebih jiwa saat ini, berkat berkat campur tangan Tuhan.
“Kami bersama warga paroki mengucapakan terima kasih kepada Tuhan, kepada Bapak Uskup dan para Imam yang telah berpulang dan berjasa terhadap paroki ini, semoga bahagia di Surga,” doanya.
Pater Yosef juga berterima kasih kepada Mgr. Silvester San dan para Romo dan seluruh umat dan para penjasa serta donator yang dengan caranya masing-masing telah mendukung pertumbuhan paroki ini.
“Kami juga berterima kasih juga kepada masyarakat sekitar yang telah menciptakan keharmonisan bersama bertumbuhnya gereja katedral ini,” pungkas Pater Yosef.

Sementara Bapak Uskup Mgr. Silvester San dalam sambutannya mengatakan bahwa gereja katedral ini unik, berdiri megah di tengah kota Denpasar dengan ornamen dan pernak-pernik yang mengagummkan.
Bapak Uskup mengungkapkan, walau Paroki Roh Kudus Katedral secara definitif menjadi paroki pemekaran Paroki St. Yoseph tahun 2001, tapi gereja ini baru ditahbiskan pada 4 juni 2017.
“Sejarah perjalanan paroki ini ada sukacita, ada juga tantangan. Kita merasakan karya Roh Kudus dalam perjalanan gereja ini,” ungkap Mgr. San.

Menurut Bapak Uskup, gereja ini tidak sekedar bangunan tapi rumah bersama untuk betemu Tuhan.
“Semoga umat paroki ini selalu berakar dalam iman, terbuka dalam dialog dan menghargai kerifan lokal Bali,” harap Bapak Uskup seraya menyatakan apresiasi yang tinggi kepada Paroki Katedral.

Kiranya kehadiran gereja ini menjadi tanda kasih, kedamain, sukacita, kebaikan dan kegembiraan bagi umat. Usia 25 tahun ini dapat menjadi momentum pembaruan dan komitmen menghadirkan Kerajaan Allah, menjadi Garam dan Terang bagi Dunia. Umat juga semakin solid dalam iman dan solider dalam tindakan kasih,” ungkap Bapak Uskup seraya berterima kasih kepada para penjasa baik yang sudah berpulang maupun yang masih berziarah di dunia ini.

Usai misa, dilanjutkan acara ramah tamah yang berlangsung di aula Roh Kudus di basemen gereja. Bapak Uskup, para Imam, biarawan-biarawati dan seluruh umat yang hadir diundang untuk bersukacita bersama dalam acara ramah tamah syukuran Pesta Perak Paroki Roh Kudur Katedral. Selamat! *
Hironimus Adil



