LINTAS PAROKI

Paroki YGYB Denpasar Resmi Lantik Pengurus Teritorial KBG dan Lingkungan

DENPASAR — Dalam upaya mengefektifkan pelayanan pastoral serta memperkuat pengembangan Komunitas Basis Gerejawi (KBG), Paroki Yesus Gembala Yang Baik (YGYB) Denpasar secara resmi menetapkan Pengurus Teritorial KBG dan Lingkungan untuk masa bakti periode 2026-2029, Minggu (1/2/2026).

Penetapan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Pastor Paroki Yesus Gembala Yang Baik Denpasar tentang Pengangkatan Pengurus Teritorial KBG dan Lingkungan.

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Uskup Denpasar mengenai peningkatan status Stasi Gereja Yesus Gembala Yang Baik Ubung menjadi Paroki Definitif.

Dalam salah satu butir keputusannya, Uskup Denpasar menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pelayan pastoral, baik klerus maupun awam, bersama umat beriman dalam mengembangkan Komunitas Basis Gerejawi sesuai dengan arah, visi, dan misi karya pastoral Keuskupan Denpasar.

Penegasan itu menjadi landasan utama bagi penataan dan penguatan pelayanan di tingkat lingkungan dan KBG.

Pembentukan pengurus teritorial tersebut juga didasarkan pada Surat Keputusan Penetapan Batas-Batas Teritori KBG dan Lingkungan, hasil kerja Tim Formatur Penataan Teritorial Paroki, serta kesediaan dan kerelaan umat yang dipercaya untuk mengemban tugas pelayanan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperjelas wilayah pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi pastoral di tengah umat.

Selain pengangkatan pengurus, Pastor Paroki juga menetapkan batas-batas teritori KBG dan lingkungan di wilayah Paroki Yesus Gembala Yang Baik Denpasar.

Lingkungan yang berada dalam teritori paroki ini meliputi Lingkungan Santa Bernadette, Lingkungan Santo Agustinus, Lingkungan Santa Maria Regina, Lingkungan Santo Arnoldus Janssen, Lingkungan Santo Mikael, serta Lingkungan Santa Maria Fatima.

Sementara itu, Pastor Paroki YGYB Denpasar, Rm Yohanes Nyoman Madia Adnyana, SVD, berpesan agar para pengurus yang baru diangkat menjalankan tugas pelayanan dengan semangat penggembalaan, kerendahan hati, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

Romo Yan Madia, panggilan akrab pastor paroki itu, juga menekankan pentingnya membangun kebersamaan serta kerja sama yang erat dalam melayani umat.

Romo Yan Madia menyerukan bahwa Paroki Yesus Gembala Yang Baik adalah kita semua. Artinya, paroki bukan hanya struktur atau organisasi, melainkan persekutuan umat beriman yang dipanggil untuk merasa memiliki, terlibat secara aktif, dan bertanggung jawab dalam membangun kehidupan menggereja yang dilandasi kasih, kebersamaan, dan semangat pelayanan.

Dengan penataan teritorial dan kepengurusan yang baru ini, Paroki Yesus Gembala Yang Baik Denpasar diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan pastoral yang terarah, partisipatif, dan menyentuh kehidupan umat secara nyata, sejalan dengan semangat Gereja yang hidup, bertumbuh, dan melayani.

Penulis: Karolina Ida/Komsos Paroki YGYB Denpasar
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button