LINTAS PERISTIWA

PMKRI Cabang Mataram Peduli Sumatra

MATARAM – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Cabang Sanctus Thomas Aquinas Mataram, melaksanakan aksi kemanusian guna membantu meringankan beban warga terdampak (korban) bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra utara, Sumatra Barat dan Aceh.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lampu merah jalan Sriwijaya dan jalan Bung Karno Kota Mataram Senin, 1 Desember 2025.

“Hari ini adalah hari pertama, dan akan dilanjutkan sampai dengan hari Rabu 3 Desember 2025,” kata Valentino Agusto Nono, Ketua Presidium PMKRI Cabang Mataram.

Ketua PMKRI, menjelaskan bahwa aksi penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian PMKRI pada bencana alam yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh. “Aaksi ini juga merupakan tindakan nyata dari visi dan misi PMKRI itu sendiri,” imbuhnhya.

Menurut dia, kegiatan aksi kemanusian selanjutnya akan digelar dilampu merah Rembige Kota Mataram. Kegiatan ini telah dikordinasikan dan didukung oleh dinas sosial kota mataram.

Menurut Valentino, sebagai organisasi yang konsen dalam perjuangan kemanusiaan, PMKRI perlu menjadi garda terdepan ketika terjadi persolan-persoalan khususnya bencana alam.

“PMKRI harus menjadi garda terdepan dalam persoalan-persoalan kemanusian. Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Wilayah Sumatra harus dijadikan sebagi panggilan kemanusiaan. Duka mereka adalah duka kita, masalah mereka adalah masalah kita. Kami berharap semua pihak terpanggil untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban,” sambungnya.

Kegiatan penggalangan dana ini dikordinsikan oleh Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) yang khusus membidangi masalah-masalah eksternal.

Dalam melaksanakan tugas yang disampaikan langsung oleh Ketua Presidium PMKRI Cabang Mataram, Presidium Germas yang akrab di sapa Jhovan, mengkoordinir seluruh pengurus dan anggota PMKRI untuk turun ke setiap lampu merah selama tiga hari berturut-turut

“Ketua Presidum memerintahkan saya untuk menggerakan seluruh pengurus dan anggota untuk turun ke setiap lampu merah melakukan penggalangan dana selama tiga hari berturut-turut, sekecil apapun hasil dari aksi ini keterpanggilan kader-kader PMKRI adalah yang terpenting dalam mengedepankan kemanusiaan sebagai tujuan sebuah organisasi.“ tuturnya

Sejumlah 23 anggota PMKRI turun dalam penggalangan dana pada hari pertama. Jhovan berharap semangat ini harus tetap terjaga sampai hari ketiga meskipun diguyur hujan tidak mengurangi semangat kader PMKRI dalam menjalankan aksi tersebut.

Sebagai kordinator lapangan Jhovan mengapresiasi keterlibatan dan dukungan masyarakat yang memberikan sumbangan meskipun mereka memberi dari keterbatasan mereka.

Mengamati kejadian tersebut tentu ada sebab akibat. Maka dari itu PMKRI Cabang Mataram mendorong semua pihak untuk menjaga alam, melakukan reboisasi, hentikan penebangan pohon yang berlebihan dan menjaga kebersihan.

PMKRI Cabang Mataram juga mendorong pemerintah untuk lebih responsif dalam melakukan pencegahan akan kejadian-kejadian serupa yang berpotensi terjadi di daerah-daerah lain. *

Penulis: Theo Nurak
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button