LINTAS PAROKI

Pembekalan dan Pelantikan DPP, DKP dan Prodiakon Paroki Donggo

DONGGO – Dalam semangat memperkuat pelayanan pastoral, meningkatkan kualitas tata kelola Gereja, serta mempersatukan langkah seluruh pelayan umat, Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Donggo, menggelar pembekalan bagi Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP), Prodiakon.

Pembekalan dilaksanakan di Gereja Paroki Donggo di Tolonggeru, 1 Agustus 2025, menghadirkan Direktur Puspas, yang juga Sekjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey, sebagai Narasumber.

Pembekalan tersebut diikuti oleh calon DPP, DKP, Prodiakon Paroki Donggo. Seluruh Ketua Kelompok Basis Gereja (KBG), Ketua Lingkungan, serta para pengurus Dewan Stasi Mbawa dan Stasi Nggerukopa.

Seluruh peserta antusias mengikuti pembekalan. Acara diawali dengan doa dan sapaan kasih dari Pastor Paroki RD. Agustinus Bere Lau, atau akrab disapa Romo Abel.

sapaan kasih dari Pastor Paroki RD. Agustinus Bere

RD. Herman Yoseph Babey, selaku narasumber memberikan pembekalan secara menyeluruh, mulai dari visi pastoral hingga prinsip pengelolaan keuangan paroki.

Romo Babey, sapaannya, menegaskan bahwa setiap pelayan Gereja, apa pun tugasnya, dipanggil untuk melayani dengan integritas, dedikasi, dan keterbukaan hati.

Romo Babey juga menyinggung tentang Manajemen Pastoral Paroki. Dalam memanage paroki, yang harus diperhatikan ada tentang visi dan misi Gereja di tingkat paroki, dan pentingnya penyusunan program kerja yang jelas, koordinasi lintas seksi dan lingkungan, serta membangun komunikasi efektif agar pelayanan berjalan serasi dan terarah.

Demikian halnya dengan Manajemen Keuangan Paroki. Romo Babey menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam pengelolaan dana umat.

“Setiap pemasukan dan pengeluaran wajib dicatat rapi, dilaporkan secara terbuka kepada umat, dan diarahkan untuk mendukung liturgi, karya pastoral, pendidikan iman, serta kegiatan sosial,” tegasnya.

Vikjen Keuskupan Denpasar ini juga menyoroti pentingnya penyusunan anggaran tahunan yang melibatkan seluruh seksi dan lingkungan agar dana digunakan tepat sasaran sesuai prioritas pastoral.

Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey ketika memberikan pembekalan pastoral kepada calon DPP, DKP, Pengurus Dewan Stasi, Pengurus Lingkungan dan KBG di Donggo

Pemaparan Romo Babey, kemudian menyasar juga pada tugas dan tanggung jawab Prodiakon. Direktur Puspa situ mengatakan, Prodiakon adalah rekan kerja pastor yang membantu pelayanan liturgi dan pastoral, khususnya membagikan Komuni Kudus, memimpin ibadat sabda, melayani umat sakit atau lansia, dan mendukung kehidupan iman di KBG serta lingkungan.

“Lebih dari sekadar tugas liturgis, seorang Prodiakon diharapkan menjadi teladan iman, kesederhanaan, dan ketulusan pelayanan di tengah umat,” imbuhnya.

Penguatan KBG dan Lingkungan

KBG dan Lingkungan dipandang sebagai basis kehidupan menggereja yang aktif. Melalui pertemuan doa, pendalaman Kitab Suci, dan aksi sosial, KBG serta Lingkungan, Romo Babey mengharapkan menjadi ruang pembinaan iman yang hidup, penuh kebersamaan, dan membawa pengaruh positif di masyarakat sekitar.

Suasana pembekalan berlangsung hidup dan diwarnai banyak pertanyaan serta diskusi yang membangun. Misalnya, peserta dari Stasi Mbawa dan Stasi Nggerukopa berbagi pengalaman serta menyampaikan aspirasi terkait penguatan pelayanan di wilayah masing-masing.

Pelantikan

Sebagai puncak acara adalah Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Bapak Uskup Denpasar, Mgr. Dr. Silvester San, didampingi Pastor Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Donggo, Pastor Rekan dari Paroki Santo Yusuf Raba Bima, serta Paroki Santa Maria & Santo Yosep Dompu, Minggu (10/8).

Perayaan Ekaristi ini memiliki makna istimewa karena sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-24 Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Donggo.

Sekitar 50 orang pelayan Gereja menerima pelantikan dalam kesempatan ini. Selain pelantikan DPP dan DKP, turut dilantik tiga Prodiakon baru yang akan melayani di wilayah paroki, yaitu Yohanes Darwis – di pusat Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Donggo, Ignasius Ismail – Stasi Santo Paulus Mbawa dan Andreas Pasa – Stasi Santo Petrus Nggerukopa

Semarak acara HUT ke-24 dan Pelantikan DPP, DKP dan Prodiakon Paroki Donggo

Dalam homilinya, Mgr. Silvester San, menegaskan bahwa pelayanan Gereja adalah bentuk nyata pewartaan Injil melalui tindakan.

“Setiap pelayan Tuhan dan seorang Nabi harus menjadi tanda kehadiran Kristus di tengah umat. Jadilah pelayan yang setia, rendah hati, dan penuh kasih, agar umat semakin didekatkan kepada Tuhan,” kata Mgr. San.

Menurut Bapak Uskup, Yesus membutuhkan banyak pekerja, banyak pengikut, untuk melaksanakan dan melanjutkan tugas-Nya.

Dengan adanya pembekalan dan pelantikan ini, Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Donggo diharapkan semakin solid, transparan, dan setia melaksanakan panggilan Gereja: Hidup, Bersatu, dan Melayani demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan umat. *

Penulis: Novan Thegu, Rati dan Fr. Raymond Lewar
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button