LINTAS PERISTIWA

JOMK Dekenat Bali Timur; Uskup: Jadilah OMK Berkualitas, Berintegritas dan Beriman Tangguh

TUKA – Hari-hari ini orang muda Katolik (OMK) utusan paroki/stasi se-Dekenat Bali Timur, berkumpul di Seminari Roh Kudus Tuka, Dalung. Selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu (28-30 Juni 2024) mereka berada di lembaga calon imam itu.

Mereka hadir di sana dengan penuh semangat dan sukacita sebagaimana khasnya anak muda. Kehadiran mereka di sana untuk mengikuti Jumpa Orang Muda Katolik (JOMK) Dekenat Bali Timur (DBT). JOMK DBT merupakan progam unggulan tahun 2024 DBT, khususnya dalam rumpun Bidang Pendidikan Umat (BPU).

OMK Dekenat Bali Timur sukacita dan penuh semangat mengikuti JOMK DBT 2024 di Seminari Tuka

Menarik bahwa tema yang diusung dalam JOMK DBT adalah “SKENA LEADERSHIP.” Kata ‘SKENA’ sudah pasti tidak akan ditemukan dalam bahasa Indonesia yang baku, ini lebih pada bahasa gaul anak-anak milenial. Sebab sejatinya SKENA merupakan akronim dari tiga kata. Pilihan kata ini sudah jelas sesuai dengan jiwa generasi sekarang yang suka dengan bahasa gaul.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan itu, Ketua BPU DBT selaku penyelanggara, RD. Yustinus Kurniawan Karwayu, yang biasa disapa Romo Iwan, mengungkapkan SKENA merupakan akronim dari Sua, Cengkrama dan Kelana.

Uskup memukul gong tanda dibukanya JOMK DBT didamping Deken Bali Timur (ujung kanan) dan Ketua BPU DBT (berjubah, kedua dari kanan)

Dia menjelaskan Sua berarti sebuah perjumpaan, perkenalan dan berkoneksi. Lalu Cengkrama adalah kegiatan bercakap dengan penuh sukacita untuk tujuan yang baik. sementara Kelana berarti sebuah perjalanan untuk merencanakan suatu tujuan baik.

Sementara kata LEADERSHIP jelas merupakan adaptasi dari bahasa Inggris yang artinya kepemimpinan. Namun dalam kegiatan ini lebih ditekankan pada makna kesadaran diri untuk menjadi pemimpin dan tidak ragu mengambil resiko. Sehinga tag line yang mereka dengungkan selama JOMK ini adalah #Dare to Lead, Dare to Dream# (Berani Bermimpi tuk Memimpin).

Dari tema itu jelas bahwa lewat JOMk ini, generasi muda Gereja ini hadir dengan penuh sukacita untuk berjumpa dan berkenalan dengan teman-teman dari paroki/stasi lain di DBT, saling bercakap untuk tujuan yang baik dan berjalan bersama untuk merencanakan sesutu yang bermanfaat untuk pembinaan orang muda sehingga menjadi kaum muda yang handal untuk Gereja dan Negara.

Lewat kegitan ini mereka juga ditempa untuk berani bermimpi menjadi pemimpin yang tidak takut resiko. Bicara kepemipinan juga sudah pasti sangat relevan dengan tema umum karya pastoral Keuskupan Denpasar 2024 yaitu: Bangkit dan Bergerak Bersama Mewujudkan Gereja Sinodal Melalui Kepemimpinan Partisipatif dan Transformatif.

JOMK yang berpusat di Seminari Roh Kudus Tuka ini sudah dimulai Jumat (28/6/2024) petang, dibuka secara resmi oleh Uskup Denpasar Mgr. Silvester San. Sebelum membuka acara secara resmi, didahului dengan Perayaan Ekaristi Meriah yang dipimpin langsung Uskup Denpasar sebagai selebran utama.

Uskup dan para imam konselebrasi misa pembukaan JOMK DBT Jumat (28/6) petang

Sebagai imam konselebran mendampingi Uskup antara lain Deken Bali Timur RD. Evensius Dewantoro Boli Daton, Vikjen Keuskupan Denpasar RP. Yosef Wora, SVD, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Denpasar RD. Rony Alfiridus Bere Lelo dan Ketua BPU DBT RD. Iwan Karwayu serta para imam se-DBT.

Hadir juga sebagai undangan Pembimas Katolik Provinsi Bali, sejumlah biarawati, pengurus DPP se-DBT, sejumlah donatur dan sponsor dan undangan lainnya.

Dalam pengantar misa, Uskup mengatakan menyambut JOMK ini dengan penuh gembira dan rasa syukur bersama OMK DBT dan berharap kegiatan yang diikuti ratusan OMK dari Bali Timur dan puluhan panitia ini dapat berjalan lancar, suskes dan menghasilkan buah yang berlimpah bagi OMK. Uskup menilai bahwa JOMK ini bagian dari pembinaan dan pendampingan OMK supaya menjadi generasi handal untuk Gereja dan Negara.

Sesuai bacaan suci dalam perayaan itu, Uskup mengajak OMK agar meneladani Yesus dalam hal berbelas kasih kepada sesama dengan saling memberi perhatian, tegur sapa, melayani, menghibur teman yang bermasalah atau sakit dan sebagainya; serta meneladani Yesus dalam hal kebijaksanaan bahwa hukum dan peraturan dibuat tidak sekedar untuk ditatai tapi paling utama adalah untuk keselamataan manusia.

Berintegritas

Ketua Umum Panitia yang juga Ketua BPU DBT RD. Iwan Karwayu dalam acara pembukaan mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian penting atas keberlangsungan tahun pastoral Keuskupan Denpasar yang memberikan perhatian khusus pada kepempinan sesuai tema tahun 2024 ini.

Dia juga menegaskan, Dekenat Bali Timur merasa penting mengakomodir orang muda sebagai generasi masa kini dan masa depan dalam tema yang diusung dalam JOMK ini ‘Skena Leadership’.

“Kita berharap orang muda kita menjadi Gereja yang benar-benar memimpin dan transformatif. Orang muda harus berani bermimpi dan menjadi buah-buah yang menjadi berkat. Mari kita gunakan kesempatan tiga hari ini untuk bertumbuh menjadi insan yang diandalkan Gereja dan Bangsa,” katanya.

Sementara Deken Bali Timur RD. Evensius Dewantoro, dalam sambutanya mengatakan ini adalah perjumpaan yang pasti akan dikenang. Menurut Deken, mimpi itu penting tapi jangan hanya mengawang-awang.

“Kalau bicara mimpi saja itu diawang-awang, tapi bagaimana kita wujudkan mimpi menjadi kenyataan dengan perjuangan dan kerja keras,” tegasnya.

Romo Venus, demikian sapaan Deken , mengajak orang muda menjadi generasi emas 2045. Karena itu orang muda harus punya wawasan yang luas dan punya mimpi yang tinggi dan menyiapkan diri dengan baik menjadi generasi emas 2045.

Uskup Denpasar dalam sambutan puncak mengatakan bahwa OMK adalah salah satu tiang Gereja dan Bangsa Indonesia. Kehadiran orang muda dengan semangatnya menjadikan Gereja dan Bangsa ini lebih hidup dan berwarna, karena itu menjadi kebanggaan Gereja dan Negara.

Gereja dan negara ini, lanjut Uskup, meletakan harapan akan estafet kepemimpinan kepada orang muda yang ada dalam zaman ini, maka selayaknya orang muda membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang memadai, keterampilan dan mental yang tahan banting.

“Sebagai orang muda Katolik kalian harus menjadi sosok yang berkualitas, berintegritas dan memiliki iman yang tangguh terutama dalam menghadapi gempuran modernisasi dan teknologi canggih dewasa ini,” harap Mgr. San.

Mengomentari tema JOMK ini yaitu ‘Skena Leadreship’ menurut Uskup sangat menarik. Skena (sua, cengkrama, kelana) artinya perkumpulan orang yang bercengkrama sampai berkelana bersama saat berkumpul.

“Semoga sua/jumpa dalam JOMK ini menjadi perjumpaan yang berkualitas bukan hanya sekedar eforia yang menghasilkan kegembiraan sesaat tapi melalui JOMK ini bisa saling bercengkrama untuk membangun solidaritas dan persudaraan sejati antar OMK dan akhirnya berkelana untuk menemukan jati diri sebagai generasi penerus yang memikul tanggung jawab untuk menjadikan Gereja dan Bangsa ini tetap berdiri tegak dari waktu ke waktu,” kata Uskup.

Uskup juga berharap sebagai pemimpin/calon pemimpin harus memiliki karakter yang kuat, mengembangkan diri secara positif, memiliki percaya diri, mampu menghadapi tekanan hidup serta memiliki integritas yang tinggi sehingga tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif.

“Orang muda juga harus menjadi ‘Agent of Change’ yaitu menjadi pembawa perubahan untuk kemajuan bangsa demi bonum commune (kesejahteraan bersama) dan menjadi generasi emas 2045 yang cerdas, produktif, inovatif, (pembawa) damai, sehat dan berperadaban unggul,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutan, dengan didampingi Deken Bali Timur dan Ketua Umum Panitia, Uskup membuka secara resmi JOMK Dekenat Bali Timur, ditandai dengan pemukulan gong. *

Penulis : Hironimus Adil
Show More

KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL

Tim Redaksi *Pelindung Mgr. DR. Silvester San (Uskup Keuskupan Denpasar) *Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi RD. Herman Yoseph Babey (Ketua Komisi Komsos) *Redaktur: Hironimus Adil- Blasius Naya Manuk- Christin Herman- J Kustati Tukan-

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close