LINTAS PERISTIWA

38 Pastor Asal Keuskupan Agung Makassar Berkunjung ke UMKM Milik Umat Paroki MBSB Nusa Dua

NUSA DUA – Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Dewan Pastoral Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Nusa Dua berkolaborasi dengan Komisi PSE Keuskupan Denpasar menerima kunjungan Keuskupan Agung Makassar, Kamis (16/04/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan ke unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik salah satu umat Paroki MBSB yang bergerak di bidang spa, yakni Citra Ayu Bali. Rombongan dari Keuskupan Agung Makassar terdiri dari para Romo sebanyak 38 orang.

Romo Bernard Cakra Arung Raya, Ketua PSE Caritas Keuskupan Agung Makassar, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat dan berbagi bersama mengenai usaha produktif dari kelompok umat atau kelompok binaan yang tergabung dalam lembaga keuangan mikro.

“Ini sebuah kunjungan yang luar biasa, bagi kami para Romo dari Keuskupan Agung Makassar sekaligus sebagai aktivis penggerak kerasulan sosial ekonomi Keuskupan Agung Makassar. Tempat ini sangat baik dan usaha yang dikembangkan juga luar biasa karena menjawab pasar dan kebutuhan masyarakat,” kata Romo Bernard Cakra.

Romo Bernard Cakra Arung Raya, Ketua PSE Caritas Keuskupan Agung Makassar( Tengah )

Tempat usaha yang dikunjungi sudah memasarkan kebutuhan hingga ke luar Pulau Bali, bahkan secara internasional. Menurut Romo Bernard, prospek usaha tersebut membanggakan bagi umat dan bagi setiap orang yang mengelola usaha tersebut.

Para Romo juga mendapatkan pelajaran apabila suatu usaha dimulai dengan niat yang baik, maka ada banyak hal yang dapat dicapai. Dari kunjungan tersebut juga diperoleh pelajaran mengenai peluang-peluang pasar yang ada di suatu daerah.

“Kami belajar bagaimana memulai dan melanjutkan usaha-usaha yang sungguh produktif, yang dibutuhkan oleh pasar. Ini semacam studi banding sebenarnya. Kita, dengan melihat dan berkunjung ke tempat ini, akhirnya mempunyai prospek ke depan dan kiat-kiat yang bisa kita lakukan untuk membuka usaha-usaha seperti yang dijalankan di tempat ini,” ujarnya.

Romo Bernard mengatakan, pelajaran yang didapatkan dari Bali akan dibawa ke Makassar untuk dibagikan ke umat, sehingga karya-karya kerasulan sosial ekonomi di Keuskupan Agung Makassar juga dapat berkembang. Dia juga menitip pesan agar usaha tersebut terus dilanjutkan dengan niat yang konsisten.

“Teruslah eksis, bahkan semakin berkembang. Ini wajah gereja juga sebenarnya, kesaksian umat kepada masyarakat lewat usaha-usaha seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Maria Goreti Budi Istanti, umat Paroki MBSB dan Pendiri Citra Ayu Bali, merasa bahagia menerima kunjungan dari Keuskupan Agung Makassar ke tempat usahanya. Menurutnya, kesempatan tersebut tidak akan terulang dua kali.

Maria Goreti Budi Istanti, Pendiri Citra Ayu Bali

“Puji Tuhan dapat berkat dari imam yang datang dari Makassar, sampai Bapak Vikjen dan para imam dari Makassar,” ungkap Ati.

Usaha yang dijalankan oleh Ati merupakan usaha produk spa yang telah beroperasi dari tahun 2007 dan mendapatkan izin usaha yang legal pada tahun 2013, dengan bangunan untuk produksi yang eksis dari tahun 2018. Hingga saat ini, usaha tersebut sudah berjalan lebih dari 13 tahun. Produk-produk yang dipasarkan bervariasi, mulai dari lotion, body powder, dan aromaterapi.

“Pesan saya untuk umat Katolik yang memiliki UMKM, usahanya semoga konsisten bertahan, terus berinovasi produk, dan jangan ragu untuk memulai hal-hal baru,” tutupnya.

Penulis: SGT- B. Tandiono-Komsos Paroki MBSB
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button