LINTAS PERISTIWA

Jelang Tahbisan Imam Pertama Kali di Ampenan, Ketua Panitia: Ini Pekerjaan Tuhan Allah

AMPENAN, NTB- Menjadi pengalaman pertama bagi Paroki St. Antonius Padua Ampenan, akan dipercayakan menggelar tahbisan imam.

Umat menyambut kepercayaan itu dengan sukacita. Apalagi salah satu dari dua orang calon imam itu adalah putra terbaik sekaligus sebagai yang sulung dipilih Tuhan menjadi imam dari rahim paroki yang sudah berusia 45 tahun ini.

Ketua Panitia Tahbisan, Egenius Siba, kepada keuskupandenpasar.net, mengungkapkan umat sangat antusias menyambut perayaan iman ini, sebab ini akan menjadi sejarah baru bagi Paroki Ampenan yang sudah berdiri sejak 45 tahun lalu.
“Kebahagian umat bukan hanya karena pertama kali kami dipercayakan menjadi paroki yang menyelenggarakan tahbisan, tetapi lebih lagi karena salah satu putra terbaik dari paroki ini, sekaligus orang pertama yang dipilih Tuhan menjadi imam,” ungkap Ege, saat ditemui Selasa (23/9) petang di Pastoran Ampenan, sesaat sebelum pertemuan panitia dengan Vikjen Keuskupan Denpasar.

Bukti antusias umat, menurut Ege, mereka sangat semangat menyumbangkan tenaga, pikiran maupun materi (dana) demi menyukseskan pesta iman itu.

“Partisipasi umat, antara lain lewat lingkungan-lingkungan kita edar amplop dan itu disambut sukacita oleh umat,” katanya.

Ketua Panitia Tahbisan Imam Paroki Ampenan Egenius Siba

Tentang persiapan panitia jelang tahbisan yang akan berlangsung pada 21 Oktober 2025, Mantan Pembimas Katolik Kementerian Agama Provinsi NTB itu menerangkan, umumnya persiapan panitia lancar dan sudah mencapai sekitar 50%.

Persiapan yang dilakukan panitia sejauh ini, secara fisik antara lain penataan taman dalam areal gereja, pemugaran tembok pagar dan pengecatan tembok pagar gereja. Kemudian patung St. Antonius yang selama ini terletak di tengah halaman gereja dan pastoran, telah digeser ke depan pastoran sehingga halaman menjadi lebih lapang dan luas.

Persiapan dari sisi liturgi juga sudah disiapkan dengan baik. Baik koor, misdinar maupun petugas liturgi lainnya sudah melakukan latihan. Demikian pula persiapan lain yang bersifat non liturgi. “Prinsip kami sederhana tapi meriah,” imbuh Ege.

Ditanya mengenai kendala yang mungkin pernah dihadapi selama persiapan tahbisan, menurut Ege, sampai saat ini masih lancar-lancar saja.

“Ini pekerjaan Tuhan Allah yang dipercayakan kepada kami. Kami percaya Tuhan tidak tinggal diam, selalu menyertai kami dalam berbagai persiapan maupun pada hari yang dinanti akan tiba,” ungkap Ege optimis.

Pertemuan dengan Vikjen

Dalam perjalanan menuju Pulau Sumbawa untuk melakukan Turba bersama rombongan Puspas Keuskupan Denpasar, Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey, memanfaatkan kesempatan untuk mampir di Paroki St. Antonius Padua Ampenan, hendak mengadakan pertemuan dengan Panitia Tahbisan Imam.

Dalam pertemuan itu, dihadiri Ketua Panitia, Pastor Paroki dan Pastor Rekan Paroki Ampenan, sebagian besar anggota panitia, terutama yang berkaitan dengan Liturgi termasuk anggota koor dan misdinar, serta kedua orang tua dari Diakon Fabrizio Olie Valdo, SVD, putra kelahiran Ampenan.

Pertemuan diawali dengan sapaan kasih Pastor Paroki St. Antonius Padua Ampenan RP. Iron, SVD.
“Ini pertama kali paroki ini mengurus tahbisan. Kehadiran Romo Vikjen menjadi kesempatan berahmat dan dapat kita maanfaatkan dengan baik. Segala sesuatu yang perlu kita gali tentang tahbisa imam ini, silahkan ditanyakan,” kata Pater Iron.

Bincang serius sebelum Rapat Panitia dengan Vikjen. Tampak Vikjen RD. Babey (kiri), Pastor Paroki Ampen RP. Iron,SVD (tengah) dan Ketua Panita Tahbisan Ege Siba (kanan)

Pater Iron juga berterima kasih atas kehadiran Romo Vikjen. “Kehadiran Romo Vikjen, sebagai tanda bahwa kita tidak berjalan sendirian, tetapi didukung secara maksimal oleh keuskupan,” imbunya.

Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey, dalam pengarahannya mengungkapkan bahwa tabisan imam yang akan dilangsungkan di Paroki Ampenan nanti adalah peristiwa iman Keuskupan Denpasar.

Dua imam yang akan ditahbisakan ini salah satunya calon Imam Diosesan Denpasar yaitu Diakon Firgianus Botu, dan satunya calon imam kongregasi SVD yakni Diakon Fabrizio Olie Valdo, SVD yang merupakan anak kandung Keuskupan Denpasar kelahiran Ampenan.

Rm. Babey, kepada seluruh panitia mengingatkan bahwa suksesnya tahbisan imam terletak pada luturginya yang benar dan indah. Oleh karena itu, persiapan liturgi harus disiapkan secara baik.

Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yosep Babey saat memberikan pengarahan

Vikjen juga berpesan, karena tahbisan ini terjadi di Ampenan, maka umat dari tiga paroki terdekat, Ampenan, Mataram dan Praya-Selong harus menjadi prioritas untuk hadir dalam seluruh rangkaian perayaan ini, ditambah undangan lainnya.

Selanjutnya Rm. Babey, memberikan penjelasan secara garis besar tata liturgi tahbisan mulai dari perarakan, upacara inti tahbisan hingga berpuncak pada berkat meriah hingga selesai.

Tidak hanya memberi penjelasan, Rm. Babey juga memandu sendiri gladi kotor persiapan liturgi tahbisan terutama latihan untuk para misdinar serta orang tua dari Diakon Valdo, SVD.

Para misdinar dan anggota panitia lainnya serta orang tua Diakon Valdo mendengarkan pengarahan Vikjen RD. Babey

Salah seorang kaum muda Paroki Ampenan, Natalia Icha, ketika dimintai tanggapan adanya seorang calon imam dari Paroki Ampenan, mengatakan terharu, bangga dan bahagia.

Para misdinar dan orang tua Diakon Valdo, SVD, sedang gladi kotor dan dapat arahan dari Vikjen

“Saya pribadi merasa terharu, bangga juga dan Bahagia. Diakon Valdo satu almamater dengan saya di SMP St. Antonius Mataram. Akhirnya Diakon Valdo hadir memberi insprasi dan membawa terang bagi kaum muda lainnya dan harapannya setelah ini akan banyak kaum muda lagi bermunculan mengikuti jejak Diakon Valdo, maupun yang terpanggil menjadi biarawati,” ungkap Icha, Mantan Ketua OMK St. Antonius Padua Ampenan.

Natalia Icha

Icha juga gembira bahwa tahbisan ini dilaksanakan di paroki kelahiran Diakon Valdo. “Ini moment istimea karena dapat kesempatan pentahbisan imam baru. Ini peristiwa iman perdana dan putra terbaik pertama juga dari paroki kami ikut ditahbiskan. Saya yakin dalam bimbingan Roh Kudus semuanya akan berjalan baik,” pungkas Icha. *

Hironimus Adil

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button