LINTAS PAROKI

Tujuh Tahun Bersama Umat Praya, Rm. Bartho Kini Melangkah ke Tempat Pelayanan Baru

PRAYA – Suasana penuh keakraban dan haru menyelimuti acara perpisahan RD Bartholomeus Bere, yang akrab disapa Opa Bartho, di Pastoran Praya, Minggu 7 September 2025.

Setelah tujuh tahun berkarya melayani umat Paroki Yohanes Pemandi Praya dan Stasi Pringgabaya, dan Selong, Lombok Timur, sejak tahun 2018, kini Opa Bartho mendapat tugas perutusan baru sebagai Pastor Rekan Paroki Santo Petrus Negara, Bali.

Acara perpisahan diawali dengan Perayaan Ekaristi di Gereja Yohanes Pemandi Praya, kompleks IPDN, dan dilanjutkan dengan ramah tamah di pastoran.

Hadir dalam kesempatan ini tokoh umat Praya dan sejumlah imam serta biarawati. Hadir antara lain Romo Deken NTB sekaligus Pastor Paroki St. Maria Immaculata, RD Emanuel Ano, Romo Woda (Pastor Rekan Paroki Mataram), Pater Iron, SVD (Pastor Paroki Antonius Padua Ampenan), Romo Ores (Pastor Rekan Paroki Dompu), Pater Hebri, SX yang sedang berlibur di Lombok, Sr. Irene, SFD dan Sr. Virgilia, AK. Tamak hadir pula sejumlah umat dan beberapa undangan.

Dalam acara penuh kekeluargaan ini, umat bersama para imam dan suster menikmati makan siang bersama sebagai tanda syukur atas karya pelayanan Opa Bartho selama ini. Tidak lupa, Opa Bartho yang dikenal sederhana dan dekat dengan umat juga mengabadikan momen kebersamaan dengan kamera ponselnya sebagai kenang-kenangan.

Di akhir acara, Opa Bartho yang belum lama merayakan 45 tahun Imamat ini, menyampaikan pesan penuh makna kepada umat. “Tuhan selalu memberkati kita semua dan jadilah orang yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sebagai pengganti, Paroki Yohanes Pemandi Praya akan dilayani oleh RD Klemens Bere, yang akrab disapa Romo Cece, yang sebelumnya adalah Pastor Rekan Paroki Mataram. Kehadirannya diharapkan dapat meneruskan semangat pelayanan yang telah ditanamkan oleh Opa Bartho.

Acara perpisahan ini menjadi momentum indah penuh syukur, doa, dan harapan, bahwa karya pelayanan Opa Bartho di tempat yang baru akan semakin diberkati Tuhan, dan umat yang ditinggalkan tetap hidup dalam semangat iman serta tanggung jawab.*

Penulis: Tony

Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button