SETIA BERIMAN

Selasa, 16 Desember 2025
Zef 3:1-2.9-13
Mat 21:28-32
Dalam hidup, orang sering cepat berkata “ya” kepada Tuhan, tetapi lambat melaksanakannya. Ada jarak antara niat baik dan tindakan nyata. Tanpa sadar, orang bisa merasa sudah benar hanya karena kata-kata, padahal hidupnya belum berubah.
Yesus menceritakan tentang dua anak: yang pertama menolak tetapi kemudian bertobat dan melakukan kehendak ayahnya; yang kedua berkata “ya” tetapi tidak melakukannya. Yesus menegaskan bahwa yang melakukan kehendak Bapalah yang masuk dalam Kerajaan Allah. Karena pertobatan dan ketaatan lebih penting daripada ucapan atau status rohani.
Mari kita menyambut Kristus dengan hidup yang diperbarui, bukan hanya dengan kata-kata saja.
Ya Tuhan, semoga kami selalu setia mengimani-Mu, amin.
Denpasar, 16 Desember 2025



