PS. Gamaliel Sonora Lakukan Pelayanan dan Workshop di Stasi Penganggahan

TABANAN – Stasi St. Martinus de Porres Penganggahan adalah sebuah stasi kecil di Paroki St. Maria Immaculata Tabanan. Paduan Suara (PS) Gamaliel Sonora, pada Minggu, 1 Juni 2025, berkunjung ke stasi itu.
Dari Denpasar menuju stasi ini, ditempuh dalam waktu sekitar 90 menit perjalanan dengan kendaraan.
Ketua Dewan Stasi Penganggahan, Nikolaus, kepada media ini menceritakan saat ini tinggal 14 KK atau sekitar 40 jiwa umat Katolik di stasinya. Itupun banyak yang bekerja di Denpasar dan daerah lainnya, hanya sesekali terutama pada hari raya mereka pulang. Sehingga yang tinggal di kampung itu lebih banyak orang tua dan anak-anak.

PS. Gamaliel Sonora bersama PSA. Seraphim melakukan pelayanan dengan mengisi koor Minggu Paskah ke-VII di stasi itu. Misa dipimpin RP. Yoseph Gerungan, O.Carm, Pimpinan Biara Karmel Baturiti-Tabanan. Beberapa umat dari stasi Baturiti juga hadir mengikuti misa di stasi kecil itu.
Kunjugan PS. Gamaliel Sonara dan PSA. Seraphim, sungguh membawa sukacita tersendiri bagi umat di sana, apalagi melayani koor dalam misa ini. Hal itu menguatkan iman mereka. Ini diakui, Pak Niko, demikian Ketua Dewan Stasi disapa, ketika menyampaikan sapaan kasih sebelum berkat penutup.
Pater Yoseph Gerungan juga mengapresiasi paduan suara yang berdiri pada 14 Agustus 1999 itu. Kata Pater Yoseph, kehadiran mereka menjadikan misa itu lebih meriah dalam memuji Tuhan dari minggu-minggu sebelumnya. Pater Yoseph juga mengapresiasi paduan suara ini atas kunjungannya di stasi kecil itu untuk pelayanan.

Pater Yoseph berharap agar di masa mendatang ada juga komunitas lain yang berkunjung ke stasi-stasi kecil seperti ini, termasuk komunitas paduan suara yang mau melayani koor, sekaligus menyemangati umat setempat.
PS. Gamaliel Sonora sendiri tercatat sudah tiga kali pelayanan di stasi itu. Bahkan Stasi Penganggahan menjadi gereja pertama kunjungan keluar beberapa saat setelah berdirinya, disusul kunjungan kedua beberapa tahun kemudian dan kunjungan ketiga kali ini.
Dalam kujungan PS. Gamaliel Sonora di Stasi Penganggahan kali ini, selain melayani koor dilanjutkan workshop mazmur setelah misa, yang dikuti beberapa umat setempat. Workshop diberikan oleh pendiri dan pelatih PS. Gamalie Sonora dan PS. Seraphim, Andreas Sugeng, selaku fasilitator.

Walau berlangsung secara singkat, banyak ilmu yang disampaikan Pak Andre, sapaanya, seperti teknik vocal, pengambilan napas yang benar, artikulasi, dan sebagainya serta belajar bersama menyanyikan beberapa bagian mazmur.
Setelah menyelesaikan workshop selama sekkitar 1 jam, keluarga besar Gamaliel Sonora dan Serhapim melanjutkan perjalanan menuju Jati Luwih untuk rekreasi.

Kendatipun tidak ada acara spesial dalam rekreasi itu kecuali acara kegembiraan bersama dan games untuk anak-anak, tapi dengan berkumpul bersama mampu memberikan energi baru dalam semangat kekeluargaan dan persaudraan di antara anggota yang hadir, apalagi sejak Covid 19 lalu paduan suara ini agak jarang pelayanan keluar.*
Hironimus Adil



