Banyak Umat Menempati Badan Jalan, Tri Hari Suci di Paroki St. Yoseph Tetap Khusyuk
Menghidupkan Tradisi Pencucian Altar

DENPASAR – Selama Tri Hari Suci, Panitia Paskah Paroki St. Yoseph mengajukan ijin ke pihak berwenang terkait, untuk menutup jalan Kepundung, hanya saat misa berlangsung dan dikabulkan.
Jadilah sebagian badan jalan Kepundung, tepatnya bagian depan gereja dijadikan tempat duduk umat dengan kursi plastik yang ada. Meskipun Sebagian besar umat rela duduk di luar, tidak mengurangi kekhusyukan mereka mengikuti perayaan selama Tri Hari Suci.
Perayaan Tri Hari Suci, sebagaimana di gereja-gereja paroki lainnya di Keuskupan Denpasar, di gereja St. Yoseph Denpasar pun umumnya berlangsung khidmat, tertib, damai dan aman dengan kehadiran umat yang berlipat ganda dari perayaan hari Minggu biasa.
Kondisi ini terjadi di banyak gereja, terutama yang berada di sekitar kota atau di pusat pariwisata, terjadi lonjakan jumlah umat yang cukup tinggi. Tak terkecuali gereja Paroki St. Yoseph Denpasar, yang terletak di jalan Kepundung nomor 2, mengalami lonjakan kehadiran umat saat perayaan Tri Hari Suci.

Puncak lonjakan umat terutama pada Ibadat Jumat Agung, baik misa pertama pukul 15.00 maupun misa kedua pukul 20.00 Wita. Dalam catatan seksi keamanan panitia, misa kedua Jumat Agung, jumlah umat yang hadir ada 1.088 orang. Misa pertama pun demikian, hampir menyentuh angka 1.000, yang hadir.
Bandingkan dengan kapasitas gereja St. Yoseph. Menurut Pastor Paroki RP. Laurensius Ketut Supriyanto, SVD, gereja hanya bisa menampung sekitar 275 orang, itu sudah termasuk di balkon, lorong pastoran, ruang pertemuan, dan depan teras gereja.
Sementara misa-misa Tri Hari Suci lainnya (Kamis Putih, Vigili Paskah dan Hari Raya Minggu Paskah – masing-masing dua kali misa) kehadiran umat tidak kurang dari 700-800 orang setiap sesi.
Misa di Paroki St. Yoseph dilayani dua orang imam, yang secara bergantian memimpin misa selama Pekan Suci yaitu Pastor Paroki RP. Laurensius Ketut Supriyanto, SVD dan RP. Oktavianus, SVD.
Hidupkan Tradisi Pencucian Altar
Dalam beberapa tahun belakangan ini di Paroki St. Yoseph Denpasar, menghidupkan kembali sebuah tradisi kuno yaitu pencucian altar. Dalam penjelasan Pastor Paroki, pencucian altar setelah Misa Kamis Putih, lazim dilakukan pada zaman dulu di gereja-gereja. Namun, tradisi tersebut saat ini hanya rutin dilakukan di altar Gereja Basilika St. Petrus di Roma, sementara di gereja-gereja lain tradisi ini sudah banyak ditinggalkan.

Gereja Paroki St. Yoseph menghidupkan kembali tradisi kuno itu, yakni pencucian altar yang dilakukan sekali dalam setahun setelah misa Kamis Putih (setelah misa sesi kedua). Pencucian altar ini, bukan dengan air biasa tetapi dicuci dengan anggur, sikatnya juga menggunakan sikat khusus.

Upacara ini dilaksanakan setelah imam dibantu oleh prodiakon melakukan prosesi perarakan Monstrans dan hosti suci yang sudah dikonsekrasi ditempatkan di ruang khusus. Kemudian, imam kembali ke altar bersama petugas liturgi (misdinar dan prodiakon), dilanjutkan ibadat pencucian altar.

Usai ibadat singkat, Imam dibantu petugas liturgi melucuti kain altar dan segala dekorasi di sekitarnya. Setelah itu baru altar dicuci menggunakan beberapa botol kecil anggur. Seusai dicuci bersih pakai anggur, kemudian dibilas. Proses pembilasan juga tidak memakai air biasa tetapi air berkat. Selanjutnya dilap sampai kering menggunakan handuk baru.

Prosesi tuguran di sekitar ruangan penyimpanan Hosti Kudus, baru dilaksanakan setelah upacara pencucian altar. Tuguran dilaksanakan mulai Kamis pukul 23.00 hingga Jumat pukul 07.00, secara bergilir oleh KBG-KBG yang ada di Paroki St. Yoseph.

Panitia Paskah Tahun 2026 Paroki St. Yoseph dipercayakan kepada Lingkungan Renya Rosari. Kekompakan panitia di bawah koordinasi Ketua Panitia Sergio, Ketua dan Sekretaris Lingkungan Renya Rosari Dominikus Luhur dan Dony, dibantu petugas Tatib Paroki dan Lingkungan-lingkungan menjadikan perayaan di paroki itu, mulai dari Pra Paskah (Rabu Abu) hingga puncak hari raya paskah berjalan lancar dan tertib.

Panitia Paskah akan bertanggung jawab hingga Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus dan Hari Raya Pentakosta. Selamat Paskah*
Hironimus Adil



