Lingkungan Stella Maris Ampenan Tebar Kasih dan Toleransi Sebagai Aksi Nyata APP

AMPENAN – Semangat kasih dan toleransi kembali nyata di Paroki St. Antonius Padua Ampenan. Aksi nyata APP Lingkungan Stella Maris, menyentuh hati para pengendara.
Setelah pekan sebelumnya adik-adik Misdinar dan Sekami Paroki Ampenan berbagi takjil gratis kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, kini giliran umat Lingkungan Stella Maris mengambil bagian dalam aksi nyata tersebut.
Pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 16.30 WITA, umat Lingkungan Stella Maris menggelar kegiatan pembagian takjil gratis kepada masyarakat yang melintas di depan Gereja Katolik St. Antonius Padua Ampenan, Jalan Majapahit No. 10.
Kegiatan ini menjadi wujud konkret Aksi Puasa Pembangunan (APP) sekaligus ungkapan kepedulian dan persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Pembagian takjil tersebut melibatkan para pengurus lingkungan serta beberapa perwakilan umat Lingkungan Stella Maris. Dengan penuh semangat dan senyum persaudaraan, mereka membagikan takjil kepada para pengendara motor maupun mobil yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Suasana sore itu terasa hangat. Para umat yang terlibat tampak antusias menyapa dan memberikan takjil kepada masyarakat, sementara tim KOMSOS Paroki Ampenan turut hadir mendokumentasikan setiap momen kegiatan untuk dipublikasikan melalui media website Keuskupan Denpasar.

Dalam wawancara dengan KOMSOS, Bendahara Lingkungan Stella Maris, Stefany, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sederhana namun bermakna dalam merawat persaudaraan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa berbagi itu indah. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk membangun toleransi antarumat beragama. Semoga melalui hal kecil ini, kasih dan persaudaraan semakin terasa di tengah masyarakat,” ungkap Stefany.
Sementara itu, Ketua Lingkungan Stella Maris, Ibu Rita Rinjani, yang baru saja dipercaya memimpin lingkungan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud konkret dari semangat pastoral Gereja.
Dia menegaskan bahwa aksi berbagi ini selaras dengan tema pastoral Keuskupan Denpasar:
“Bangkit dan Bergerak Bersama Mewujudkan Gereja Sinodal Melalui Keluarga, SEKAMI, OMK, dan KBG yang Solid dan Solider.”

Menurutnya, kegiatan berbagi takjil menjadi salah satu aksi nyata APP yang sekaligus menumbuhkan semangat toleransi lintas agama di tengah masyarakat.
“Kami ingin Gereja benar-benar hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap semangat kasih, persaudaraan, dan solidaritas dapat dirasakan oleh semua orang,” tuturnya.
Kehangatan aksi berbagi ini juga dirasakan oleh masyarakat yang menerima takjil. Salah seorang pengendara, Taufikurahman dari meninting, Lombok Barat, yang kebetulan melintas dan menerima takjil, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Saya sangat menghargai kegiatan seperti ini. Ini contoh nyata bahwa kita bisa hidup rukun dan saling menghormati walaupun berbeda agama. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” katanya.
Melalui aksi sederhana di pinggir jalan itu, Lingkungan Stella Maris menunjukkan bahwa kasih tidak mengenal sekat perbedaan. Justru dalam keberagaman itulah persaudaraan sejati dapat tumbuh dan dirawat bersama.
Aksi berbagi ini pun menjadi tanda bahwa Gereja tidak hanya hadir di dalam tembok gereja, tetapi juga di tengah masyarakat—menjadi saksi kasih, jembatan persaudaraan, dan wajah toleransi bagi semua orang.*
Penulis: Epel/Wulan/Tim KOMSOS Paroki Ampenan
Editor: Hiro/KomsosKD



