EFATA, TERBUKALAH!

Jumat, 13 Februari 2026
1Raj 11:29-32;12:19
Mrk 7:31-37
Ada orang yang sulit mendengar, bukan karena masalah di telinganya, tetapi karena hatinya tertutup. Ada juga yang sulit berkata-kata, bukan karena lidahnya kelu, tetapi karena takut menyatakan kebenaran dan kasih.
Yesus menyembuhkan seorang yang tuli dan gagap. Ia menjamahnya dengan penuh perhatian dan berkata, “Efata,” yang berarti: “Terbukalah.” Seketika itu juga orang itu dapat mendengar dan berbicara dengan baik. Firman ini menegaskan bahwa Yesus rindu membuka telinga dan hati manusia, agar mampu mendengar kehendak Allah dan mewartakan kebaikan-Nya (Mrk 7:31-37).
Kiranya sabda “Efata” terus bergema dalam hidup kita, membuka hati dan membarui langkah kita.
Ya Tuhan, sembuhkanlah dan selamatkanlah jiwa kami, amin.
Sumba, 13 Februari 2026



