HUT Ke-63 Kelahiran Pastor Paroki Gumbrih

GUMBRIH – Perayaan Ekaristi yang dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana dilaksanakan di Paroki St. Maria Ratu Gumbrih, Bali Barat, Rabu, 21 Januari 2026. Acara tersebut adalah syukuran atas ulang tahun ke-63 RD. Paulus Seran Nahak, Pastor Paroki Gumbrih.
Perayaan Ekaristi berlangsung pada pukul 18.30, dipimpin oleh yubilaris sendiri. Usai Misa, seluruh umat yang hadir tidak langsung pulang, tetapi ikut bergembira bersama pastor parokinya dalam acara ramah tamah sederhana di halaman gereja yang terletak di depan Gua Maria di sisi kanan gereja paroki itu.
Saat Misa, dalam homilinya Romo Paulus, mengisahkan tentang Daud yang mengalahkan Goliat (bdk. 1 Samuel 17).
Romo Paul, demikian akrab disapa, mengungkapkan, Daud adalah seorang gembala muda. Dia mengalahkan Goliat, seorang raksasa Filistin, dengan keberanian dan iman kepada Tuhan.
“Meskipun Daud tidak memiliki senjata yang kuat, ia percaya bahwa Tuhan akan memberinya kemenangan. Dengan satu lemparan batu, Daud mengalahkan Goliat dan membawa kemenangan bagi Israel,” katanya.
Peristiwa ini, lanjutnya, hendak memberi pesan bahwa Tuhan dapat menggunakan orang-orang yang tampaknya lemah untuk melakukan hal-hal besar jika mereka memiliki iman dan keberanian.

Kemudian, mendasarkan pada bacaan Injil hari itu tentang Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat (Lukas 6:6-11), menurut Rm. Paul, Yesus menyembuhkan seorang pria yang mati tangan kanannya pada hari Sabat, meskipun para ahli Taurat dan orang Farisi melarangnya.
Yesus menunjukkan bahwa melakukan kebaikan pada hari Sabat lebih penting daripada mengikuti aturan-aturan yang kaku. Dengan menyembuhkan orang sakit, Yesus menunjukkan bahwa ia adalah Tuhan yang peduli dengan kebutuhan manusia.
“Tuhan ingin kita melakukan kebaikan dan menunjukkan kasih kepada orang lain, bahkan jika itu berarti melanggar tradisi atau aturan yang tidak masuk akal,” pungkasnya.
Seperti 36 Tahun
Selesai misa dilanjutkan acara ramah tamah sederhana bersama umat. Mewakili Umat, Sekretaris Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Maria Ratu Gumbrih F. Nyoman Melastika, dalam sapaan kasihnya mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan.
“Pada hari ini, kita merayakan hari ulang tahun kelahiran Romo kita yang ke-63. Kami mengucapkan syukur kepada Allah Bapa di Surga atas rahmat-Nya yang telah memungkinkan kita untuk memperingatinya hari ini dengan sederhana bersama umat dalam Misa Syukur yang bertepatan dengan Pesta Wajib Santa Agnes Perawan dan Martir,” katanya.

Dikatakan Melastika, menyadari bahwa usia 63 tahun adalah usia yang biasanya disebut ‘Purna Bakti’ di banyak instansi. Namun, Romo Paulus, dengan semangat dan dedikasinya dalam pelayanan dan pewartaan masih sama seperti ketika berusia 36 tahun.
“Kami berdoa agar Tuhan terus memberikan Romo kesehatan, kekuatan, dan panjang umur sehingga terus melayani dan mewartakan kabar baik kepada umat,” harapnya.
Sebagai penutup, Melastika mengucapkan selamat ulang tahun, seraya berterima kasih kepada Tuhan atas karunia hidup dan pelayanan Romo Paulus. “Semoga Tuhan terus menyertai dan memberkati Romo Paulus dalam tugas dan pelayanan selanjutnya,” lanjutnya.

Sapaan hangat juga disampaikan Romo Paulus Seran. “Pada kesempatan ini, kita ingin mengucapkan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya yang setia dalam tugas dan pelayanan saya. Tuhan telah memanggil dan mengutus saya untuk mewartakan Kabar Baik kepada sesama. Terima kasih dukungan semua umat,” ungkapnya.*
Peliput: Nym. Melastika-Gumbrih
Editor: Hiro/KomsosKD



