Legio Maria dan Komunitas Kerahiman Ilahi Paroki Nusa Dua Ziarek Bersama

NUSA DUA – Mengisi bulan Rosario 2025, Legioner Presidium Maria Keselamatan Orang Sakit – Nusa Dua, bersama para devosan Komunitas Kerahiman Ilahi melakukan ziarah dan rekreasi (Ziarek) ke empat paroki yang letaknya berdekatan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Perhentian pertama di Paroki Santa Theresia Tangeb, tempat Candi Ida Kaniaka Maria yang baru diresmikan oleh Bapak Uskup Silvester San, 5 Oktober 2025 lalu. Gereja ini berdiri dan diberkati pada 15 Desember 1940.

Di depan Candi yang terdapat replika Patung Santa Maria tersenyum (Our Lady of the Smile), para peserta berdoa Tessera, dan kemudian berfoto bersama Pastor Paroki RP. Alex Dato Lelang Wayan, SVD.

Perjalanan dilanjutkan ke Paroki Tritunggal Maha Kudus Tuka yang diresmikan 14 Februari 1937 oleh Mgr. Abraham dari Michigan City, Amerika Serikat, yang kebetulan berkunjung ke Bali dalam perjalan pulang dari Filipina. Dari paroki Tuka juga lahir umat Katolik perdana di pulau Bali.
Dari Tuka, perjalanan berlanjut ke Paroki Roh Kudus Babakan. Arsitektur Gereja yang diresmikan pada bulan Januari 1952 bergaya Bali dan sedikit unsur kolonial Belanda, dengan gapura bentar yang berdiri megah di depannya. Para peserta berdoa di depan Gua Maria, dalam Gereja, dan dilanjutkan dengan berdoa Koronka bersama di ruang Adorasi yang cukup luas.

Gereja terakhir yang dikunjungi adalah Paroki Santo Paulus, Kulibul. Gereja ini diberkati oleh Mgr. Dr. Paulus Sani Kleden SVD pada tanggal 23 Oktober 1961. Para peserta menyalakan lilin dan berdoa di depan Gua Maria, ditutup dengan lagu Ave Ave Maria.
Setelah ziarah empat Gereja selesai dijelajahi dan intensi-intensi didaraskan dalam doa, para peserta dari Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Nusa Dua ini, melepas lelah sambil makan siang bersama di Warung Joglo Tepi Sawah.
Penulis: Made Shinta
Editor: Hiro/KomsosKD



