Gubernur NTB pada Resepsi Syukuran Tahbisan Imam di Ampenan: Jadilah Gembala yang Baik

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) DR. H. Lalu Muhammad Iqbal, memenuhi undangan Panitia Tahbisan Imam di Paroki St. Antonius Padua Ampenan.
Gubernur hadir dalam acara ramah tamah seusai perayaan Ekaristi Tahbisan Imam selesai. Hadir pula pada waktu yang sama Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB H. Zamroni Azis, S.HI, MH dan sejumlah pejabat pemerintah lainnya serta tokoh-tokoh lintas agama.
Gubernur NTB mengatakan apresiasi kepada Gereja Katolik dan ikut bersyukur atas tahbisan kedua imam Katolik ini.
“Kita bersyukur kepada Tuhan atas tahbisan dua imam Keuskupan Denpasar. Saya bangga karena salah satunya merupakan putra kelahiran Ampenan, NTB,” ungkap Gubernur Muhammad Iqbal.
Mantan Diplomat ini juga berharap imam yang ditahbiskan menjadi Gembala yang baik.
“Doa saya dengan bertambahnya imam ini, mereka akan menjadi Gembala yang baik sesuai bahasa Kitab Suci,” katanya.
Gubernur lantas mengisahkan pengalamannya ketika menjadi Diplomat di Austria bersama para Romo dari Indonesia. Para Romo Katolik yang bertugas di Austria, katanya, biasa bertamu ke tempatnya dan biasa makan bersama.

“Para Romo ini biasa datang dan tidak sungkan untuk pesan menu makanan sesuai kesukaan mereka terutama makanan khas Indonesia,” cerita Gubernur yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Turki itu.
Salah satu imam yang ditahbiskan di Ampenan, RP.Fabrisio Olie Valdo, SVD akan diutus ke Austria, sebagaimana diumumkan Wakil Provinsial SVD Provinsi Jawa RP. Agung Suhartana, SVD, dalam upacara tahbisan imam.
Gubernur NTB juga sangat paham tentang panggilan menjadi imam di Eropa yang sepi peminat. “Minat menjadi Romo di Eropa hampir tidak ada saat ini. Mereka banyak impor Romo dari Indonesia. Sama halnya di kalangan umat Islam, banyak Masjid di Uni Emirat Arab mendatangkan Marbot dari Indonesia termasuk Marbot dari NTB cukup banyak di sana,” ungkapnya.
Menurut Gubernur, kahadiran seorang imam, termasuk para pemimpin agama lainnya sangat dibutuhkan. “Setiap hari dunia ini selalu ada kedundahan, kecemasan, konflik, perang, dan lain-lain. Kehadiran pemimpin agama seperti seorang imam sangat dibutuhkan dalam memberikan kesejukan dan kekuatan,” katanya.
Gubernur juga menyampaikan kerukunan umat beragama di daerahnya. Menurut Gubernur, tolerasi dan kerukunan di daerah seribu Masjid itu sangat terjaga. Lalu, mengisahkan tentang Ampenan, sebuah kota tua di NTB. Dari dulu, kisahnya, masyarakatnya beragam, terkenal dengan kerukunan dan keharmonisan serta tidak ada catatan konflik di Ampenan.
“Indahnya toleransi dan kerukunan di NTB. Semoga kita dapat terus merawat kerukunan dan menerima keragaman. Takdir kita adalah beragam. Kita sempurna dan lengkap karena beragam,” imbuhnya.
Gubernur mengaku merasa senang dengan syukuran tahbisan itu, karena banyak yang datang pakai peci (tokoh Islam). Dari agama Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu juga ada.
“Semua agama terwakili di sini. Kebahagiaan umat katolik, kebahagiaan umat Islam dan umat agama lainnya,”pungkas Gubernur.
Setelah sambutan, Gubernur langsung pamit karena ada kunjungan seorang Menteri yang masih menantinya di Pendopo Gubernuran.
Sebelum Gubernur, Kepala Kanwil Kementerian Agama H. Zamroni Azis, S.HI, juga menyampaikan sambutan.

“Ini bukan hanya kebahagiaan dan kebanggaan umat Katolik, tetapi seluruh umat beragama di NTB,” katanya.
Menurut H. Zamroni, tahbisan imam ini merupakan sejarah luar biasa karena baru pertama kali di Ampenan setelah 45 tahun gereja itu berdiri.
“Apalagi satu dari dua imam ini putra asli NTB, alhamdulilah. Kita berharap tidak berhenti pada satu Romo tapi muncul Romo-romo lainnya,” ucapnya.

Umat Katolik di NTB, lanjutnya, telah memberikan warna melalui peran masing-masing termasuk menjaga kerukunan. Sebab, dengan masyarakat yang rukun dan harmons, pembangunan dapat bertumbuh dan berkembang.
“Tidak satu umatpun merasa terganggu dalam beribadat di NTB ini,” ungkapnya penuh sukacita.

Selain diisi sambutan kedua pejabat pemerintahan tersebut serta sapaan kasih dari salah seorang imam baru RP. Valdo,SVD, dalam acara ramah tamah syukuran tahbisan itu juga penuh dengan aneka hiburan. *
Hironimus Adil



