LINTAS PERISTIWA

Kunjungan Kanonik di Paroki St. Antonius Padua Ampenan; Uskup: Jangan Anti Kritik

AMPENAN – Untuk kesekian kalinya Bapak Uskup Denpasar Mgr. DR. Silvester San, melakukan lawatan ke salah satu paroki di kota Mataram yaitu Paroki Ampenan. Paroki yang berpelindungkan Santo Antonius dari Padua, pada bulan juni nanti akan berulang tahun ke 46.

Kali ini kehadiran Bapak Uskup bersama Sekretaris/Ekonom Keuskupan RD. Agustinus Sugiyarto dalam rangka kunjungan Kanonik, yang dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025) petang.

Kunjungan ini sekaligus membawa warna tersendiri karena di saat yang sama Mgr. Silvester San memimpin perayaan misa bersama seluruh umat.

Prosesi perayaan ekaristi berjalan hikmat hingga usai. Pada kesempatan yang sama, sebelum berkat penutup, ada sapaan selamat datang sekaligus ucapan terima kasih dari Pastor Paroki Ampenan RP. Iron,SVD.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Yang Mulia Bapak Uskup beserta Romo Agus yang sudah meluangkan waktu untuk datang dan merayakan misa bersama umat Ampenan,” ungkap Pastor Iron.

Setelah mendapat sapaan kasih dari Pater Iron langsung diakhiri dengan penumpangan tangan dari Bapak Uskup sebagai berkat penutup.

Usai misa, momen ini pun langsung diabadikan oleh umat untuk foto bersama Bapak Uskup sebelum santap malam di dalam pastoran yang ditemani kedua Pastor dari Ampenan, Deken Dekenat NTB RD. Martinus Emanuel Ano serta Romo Rekan Mataram RD. Klemens Bere.

Agenda Bapak Uskup selama beberapa hari di pulau Lombok memang cukup padat. Selain memimpin misa pada Minggu sore, kemudian Bapak Uskup bersama Ekonom bertemu dengan Pastor Paroki dan Pastor Rekan, pengurus DPP, DKP dan para Ketua Lingkungan Paroki Ampenan dalam agenda kunjungan kanonik.

Pertemuan itu bertempat di rumah Ret-ret Aryo Ampenan, Selasa (29/4/2025) pagi. Dalam pertemuan ini beberapa hal penting terkait bagaimana kehidupan menggereja umat paroki setempat dibicarakan.

Kegiatan ini diawali dengan laporan singkat dari Pastor Paroki sehubungan dengan kondisi terkini dalam dinamika kehidupan umat yang terjadi di Paroki Ampenan yang memiliki 29 kelompok basis gereja (KBG) dari 9 lingkungan yang ada.

Dalam laporannya, Pastor Paroki menginformasikan bahwa umat Paroki Ampenan adalah umat yang berasal dari NTT, Bali, Jawa dan juga Etnis Tionghoa, dll, dengan tingkat populasi tidak begitu banyak. Namun kondisi perbedaan ini tidak menghalangi bagaimana membangun persekutuan dan relasi satu dengan yang lain.

Dalam situasi pelayanan, baik internal maupun eksternal dengan masyarakat luas terbangun kerja sama yang cukup baik. Meski pun di sisi lain terkadang tercipta situasi “fanatik” pada beberapa lingkungan.

Sedangkan terkait transparansi laporan keuangan, Paroki Ampenan mendapat predikat terbaik karna tertib. Evangelisasi dan pelayanan sosial serta katekese juga berjalan baik di setiap lingkungan walau pun menyisakan beberapa catatan sebagai bahan perbaikan.

Menanggapi laporan itu, Bapak Uskup San pun bercerita tentang pengalamannya ketika sejak ditahbis menjadi pemimpin Gereja Katolik Bali-Lombok, langsung mengadakan kunjungan kanonik ke paroki-paroki mulai dari paling ujung timur di Bima sampai ke Lombok.

“Bahkan ada pengalaman yang tidak bisa terlupakan yaitu mengalami gangguan di perut ketika dalam perjalanan ke Stasi Maluk akibat salah mengkonsumsi obat,” ceritanya.

Untuk hal lain, misalnya bagaimana keterlibatan para politisi Katolik baik dalam pemerintahan maupun sebagai anggota DPR, Uskup sangat mendukung. “Saya sangat mendukung itu, karna lebih memudahkan kita mengajukan anggaran dalam proses pembagunan di gereja-gereja. Selain itu akan tercipta ruang pewartaan di sana,” ungkap Bapak Uskup, sembari menceritakan pengalaman dari beberapa anggota dewan yang sudah terbukti kinerjanya di Pulau Dewata.

Di sesi terakhir kunjungan Kanonik ini Uskup San berterima kasih kepada semua pihak atas kedatangan untuk bertukar pikiran bersama kemudian beliau berpesan untuk semua baik kaum terbaptis maupun tertahbis “Jangan Anti Kritik.”

Kegiatan ini pun di tutup pada siang hari, lalu diabadikan lewat foto sebelum makan siang bersama peserta yang hadir.

Selain kunjungan Kanonik di Paroki Ampenan, pada pada sore hari yang sama memimpin perayaan Misa Krisma di Paroki Maria Imacullata Mataram. *

Penulis: Oman Otto
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button