MEMILIH MENGAMPUNI

Kamis, 14 Agustus 2025
Yos 3:7-10a.11.13-17
Mat 18:21-19:1
Banyak orang suka mengampuni kesalahan orang lain dengan pola hitung-hitungan. Padahal mengampuni adalah sikap hati. Kita mengampuni karena kita pun telah diampuni Tuhan.
Mengampuni bukan berarti melupakan atau membenarkan kesalahan orang lain, tetapi memilih untuk tidak menyimpan dendam, tidak membalas, dan menyerahkan penghakiman kepada Allah. Pengampunan membebaskan hati kita dari belenggu kepahitan dan dosa (Mat 18:21-19:1).
Kita semua adalah orang yang telah diampuni besar-besaran oleh Allah. Karena itu, sikap kita terhadap sesama seharusnya adalah pengampunan yang tulus dan tanpa perhitungan.
Ya Tuhan, ajarlah kami untuk tidak membatasi pengampunan kepada sesama, amin.
Bima-NTB, 14 Agustus 2025



