Uskup Denpasar Lantik 38 Prodiakon Paroki YGYB Periode 2026–2029

DENPASAR – Sebanyak 38 prodiakon di Paroki Yesus Gembala Yang Baik (YGYB) Denpasar resmi dilantik dalam Misa Kudus yang dipimpin oleh Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, pada Minggu (15/3/2026).
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Uskup Denpasar Nomor 84/KDPS/MAR/2026 tentang Perbaikan dan Pengangkatan Prodiakon Paroki Yesus Gembala Yang Baik Denpasar Periode Maret 2026–Maret 2029. Melalui keputusan tersebut, para prodiakon diutus untuk menjalankan tugas pelayanan Gereja selama tiga tahun ke depan.
Perayaan Misa Kudus berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Uskup Silvester San memimpin langsung perayaan Ekaristi didampingi Pastor Paroki RP. Yohanes I Nyoman Madia Adnyana,SVD, serta Pastor Rekan RP. Gregorius Loudowick Lengga Wangge,SVD.
Pelantikan ini juga dilatarbelakangi oleh komposisi umat Paroki YGYB Ubung pasca pemekaran dari Paroki St. Yoseph pada 14 September 2025 lalu. Diawali dengan penataan umat dalam KBG-KBG di teritori Paroki.

Di sisi lain, jumlah pelayan pastoral tertahbis masih terbatas sehingga diperlukan dukungan pelayanan dari para prodiakon. Selain itu, berdasarkan evaluasi pelayanan prodiakon pada periode sebelumnya, struktur pelayanan dinilai perlu diperbaiki dan diperbaharui agar semakin efektif dalam mendukung kehidupan pastoral umat.
Dalam kehidupan liturgi Gereja, para prodiakon memiliki peran penting untuk membantu imam, khususnya dalam perayaan Ekaristi. Mereka membantu membagikan Komuni kepada umat di gereja, serta mengantar Komuni kepada umat yang sakit di rumah maupun di rumah sakit. Selain itu, prodiakon juga membantu dalam pelaksanaan ibadat pemakaman serta ibadat-ibadat lainnya di lingkungan umat.

Uskup Silvester berpesan agar para prodiakon yang baru dilantik dapat menjalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab, kerendahan hati, serta semangat pengabdian kepada umat.
Mgr. Silvester San juga menegaskan bahwa pelayanan Gereja hendaknya berakar dari kehidupan keluarga. Hal ini selaras dengan tema pastoral Keuskupan Denpasar tahun 2026, yakni “Bangkit dan bergerak bersama mewujudkan Gereja Sinodal melalui Keluarga, Sekami, OMK dan KBG yang solid dan solidaritas.”
Menurut Uskup, keluarga merupakan fondasi utama dalam kehidupan Gereja. Dari keluarga yang kuat dan penuh iman akan lahir pelayanan yang tulus serta kesaksian hidup yang nyata bagi umat.

Pelantikan tersebut juga menjadi momen istimewa karena ke-38 prodiakon yang dilantik didampingi oleh para istri masing-masing sebagai tanda dukungan keluarga dalam menjalankan tugas pelayanan Gereja.
Sementara itu, Pastor Paroki, RP. Yohanes I Nyoman Madia Adnyana, SVD —yang akrab disapa Romo Yan— menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para keluarga, khususnya para istri, yang telah memberikan dukungan sehingga para suami dapat melayani Gereja sebagai prodiakon.
“Kami berterima kasih kepada keluarga yang telah mengizinkan suami mereka menjadi pelayan Gereja. Dukungan keluarga sangat penting agar pelayanan para prodiakon dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan para prodiakon mampu memperkuat pelayanan liturgi dan pastoral di tengah umat Paroki Yesus Gembala Yang Baik Ubung-Denpasar, sekaligus menjadi teladan iman dalam kehidupan keluarga dan komunitas basis gerejawi. *
Penulis: Karolina Ida-Komsos Paroki YGYB Denpasar
Editor: Hiro/KomsosKD



