LINTAS PAROKI

Pembukaan Bulan Maria Paroki Sang Penebus Sumbawa

SUMBAWA BESAR – Pelataran Gua Maria Perantara Rahmat, yang terletak di sudut Kota Sumbawa Besar, nampak teduh dan syahdu pada Jumat sore, 1 Mei 2026. Ratusan umat Paroki Sang Penebus Sumbawa berkumpul di sana dalam kesatuan hati untuk membuka Bulan Maria, sebuah tradisi suci yang didedikasikan bagi Bunda Gereja.

Rangkaian ibadah dimulai pukul 17.30 WITA. Uniknya, doa Rosario tidak didaraskan sekaligus, melainkan menjadi bingkai yang mengelilingi seluruh perayaan. Umat memulai dengan khusyuk hingga Peristiwa Ketiga, menciptakan atmosfer kontemplatif sebelum memasuki perayaan inti.

Misa dipimpin oleh RD. Damianus Hyoga Oktav Langi, didampingi oleh RD. Laurensius Maryono, dan Frater TOP, Fr. Rafael. Suasana semakin hidup dengan lantunan pujian dari Koor SMPK Diponegoro, yang membawa semangat kemudaan dalam lagu-lagu devosi Maria.

Dalam homilinya, Romo Hyoga memberikan pesan mendalam tentang esensi berdevosi. Dia menekankan tiga poin penting. Pertama, Rahmat Melampaui Materi: Kasih Tuhan hadir melalui kesehatan dan sukacita yang harus kita bagikan kepada mereka yang berduka.

Kedua, Keberanian Mengatakan Ya!: Meneladani Maria yang taat pada kehendak Tuhan tanpa ragu dalam berbuat baik. Ketiga, Mengenal untuk Mencintai: Mengajak umat membaca sejarah Bunda Maria agar hubungan yang terjalin adalah hubungan kasih antara anak dan Ibu, bukan sekadar hubungan ‘meminta-minta.’

Gambar Bunda Maria Guadalupe

Momen istimewa terjadi sesudah komuni, di mana Romo Laurensius Maryono, memberkati dua buah gambar Bunda Maria Guadalupe.

Sebelum berkat penutup, umat kembali menyatukan hati menyelesaikan rangkaian Rosario pada Peristiwa Keempat dan Kelima, simbol penyerahan diri sepenuhnya.

Sebagai penutup yang manis, usai misa umat menyalakan lilin di depan gua. Pendaran cahaya lilin di bawah langit malam Sumbawa menjadi simbol doa dan pengharapan yang membubung ke langit. Umat tetap tinggal sejenak dalam keheningan pribadi, memohon syafaat Sang Bunda di awal bulan suci ini. *

Penulis: Made Suryani-Komsos Sumbawa Besar
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button