LINTAS PAROKI

OMK Rosa Mystica Gelar Rekoleksi APP di Tabanan

Tekankan Peran Kaum Muda sebagai Pembawa Harapan

TABANAN – Orang Muda Katolik (OMK) Lingkungan Santa Maria Rosa Mystica, Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Nusa Dua, mengadakan kegiatan rekoleksi dalam rangka Aksi Puasa Pembangunan (APP), Minggu (22/3/2026) di Mulia Agrowisata, Tabanan.

Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta ini bertujuan memperdalam pemahaman iman sekaligus mempererat persaudaraan antar anggota.

Mengusung tema “Gerakan Kaum Muda Gereja Katolik dalam Menghadirkan Pengharapan”, rekoleksi ini menghadirkan Frater Valentinus Kresno Aji Prakoso, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Fr. Aji Prakoso, menekankan pentingnya peran kaum muda sebagai agen perubahan yang mampu membawa harapan di tengah berbagai tantangan zaman.

Proses rekoleksi, diawali keberangkatan peserta dari Nusa Dua pada pukul 07.00 WITA setelah berkumpul di Taman Makam Katolik Mumbul. Selama perjalanan menuju lokasi, peserta diajak saling mengenal melalui berbagai aktivitas interaktif, terutama bagi anggota baru.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.00 WITA, peserta mengikuti sesi materi yang dibagi ke dalam tiga sub tema, yakni panggilan misioner OMK melalui doa dan gerakan APP, peran OMK sebagai pengharapan bagi kaum lemah, kecil, miskin, terpinggirkan, dan difabel (LKMTD), serta panggilan untuk peduli terhadap lingkungan dan sesama.

Dalam sub tema pertama, peserta diajak merefleksikan Kisah Para Rasul 12:24–13:3 yang menegaskan bahwa kaum muda tidak hanya dipanggil untuk percaya, tetapi juga diutus untuk bertindak nyata.

Pada sub tema kedua, refleksi diambil dari Injil Matius 26:6–13, yang mengajak peserta untuk tidak meremehkan usaha orang lain dalam mendekatkan diri kepada Tuhan.

Sementara itu, pada sub tema ketiga, peserta mendalami ensiklik Laudato Si’, khususnya tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup dan solidaritas terhadap kaum miskin.

Frater Aji juga menegaskan pentingnya keberanian dalam menghadapi keterbatasan diri. Ia mengutip ayat dari 2 Korintus 12:10, “Sebab jika aku lemah, maka aku kuat,” sebagai motivasi bagi kaum muda untuk tetap mengandalkan kekuatan Tuhan dalam pelayanan.

Setelah sesi materi, peserta mengikuti diskusi kelompok untuk merumuskan aksi nyata yang dapat diterapkan di lingkungan.

Sebagai tindak lanjut, peserta sepakat melaksanakan aksi nyata berupa pembersihan Rumah Bambu, yang merupakan tempat aktivitas anggota lingkungan Maria Rosa Mystica. Kegiatan ini menjadi bentuk konkret komitmen kaum muda dalam menghadirkan pengharapan melalui tindakan sederhana namun berdampak.

Rekoleksi ditutup dengan sesi kebersamaan melalui permainan serta interaksi dengan alam sekitar, termasuk aktivitas di area sungai yang berada di lokasi acara, guna mempererat relasi antar-anggota.*

Penulis: Adela Helga

Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button