LINTAS PERISTIWA

Donor Darah Mengawali Rangkaian Kegiatan Menuju Pesta Emas Yasvade

TUKA – Yayasan Valentia Dendios (Yasvade) akan memasuki usia emas (50 tahun) pada tahun 2025 mendatang.

Pembukaan serangkaian kegiatan menuju pesta emas Yayasan Kesehatan milik Keuskupan Denpasar itu, dimulai dengan aksi donor darah yang berlangsung di aula Paroki Tritunggal Maha Kudus Tuka, Minggu (1/12/2024).

Pastor Rekan Paroki Tuka memukul gong menandai pembukaan rangkaian kegiatan Pesta Emas Yasvade, didampingi para pengurus, pengawas, pimpinan unit karya Yasvade dan Klian Adat Tuka

Seremonial pembukaan itu dihadiri oleh para pengurus, pembina, pengawas, serta para pimpinan dan staf lengkap dari unit-unit karya yang berada di bawah naungan Yasvede. Hadir pula Pastor Rekan Paroki Tuka RP. Gabriel Madja, SVD dan Klian Dinas Tuka, Arnoldus Nyoman Adi Suryanata.

Para Pengurus yang tampak hadir di antaranya Wakil Ketua Yasvade Guido I Gusti Ngurah Darmadi, Sekretaris I yang merangkap Kepala Kantor Yasvade, Agustina Ni Luh Putu Muliarti dan Bendahara II Ike Pramu. Ketua Yasvade RP. Yosef Wora,SVD, berhalangan hadir karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Juga berhalangan hadir Wakil Ketua lainnya Dr. Nathasa, Bendahara I Wertiana dan Sekretaris II Etha Weking.

Dari kiri: Dr. Setyawati, Pater Gaby, Dr.Hansen, Dr. Nyoman Diana, I Gusti Ngurah Darmadi dan Klien Adat Tuka Adi Suryanata

Hadir pula seluruh pimpinan dan para Staf dari unit karya Yasvade antara lain dari Klinik Astiti Tuka, Klinik Panti Swasti Tangeb dan Klinik Panti Rahayu Denpasar. Satu lagi klinik milik Yayasan ini yaitu Punia Giri Palasari. Yasvade juga memiliki dua tempat penitipan anak yaitu Taman Anak Sejahtera (TAS) Werdhi Kumara Denpasar dan TAS Werdhi Kumara Tangeb. Pimpinan dan staf TAS juga hadir.

Dari Pengawas hadir antara lain Dr. Setyawati dan Dr. Yeti. Dari Dewan Pembina hadir Sekretarisnya RD. Flavianus Endi. Sebagai informasi, Ketua Dewan Pembina adalah Bapak Uskup Denpasar Mgr. DR. Silvester San dan Anggota RD. Evensius Dewantoro.

Bersama Dewan Pembina RD. Flavianus Endi (tengah-baju batik hijau) dengan para pengurus, pengawas serta pimpinan dan staf unit karya Yasvade

Kepala Kantor Yasvade Agustina Ni Luh Putu Muliarti, dalam kesempatan itu mengungkapkan rangkaian pesta emas Yasvade akan dimulai pada hari pembukaan ini dengan aksi perdana donor darah yang bekerjasama dengan Palang Meran Indonesia (PMI) Kabupaten Badung.

Ketua Panitia Pesta Emas Yasvade, yang juga Wakil Ketua Yasvade Guido I Gusti Ngurah Darmadi, mewakili pengurus, mengisahkan secara singkat perjalanan Yasvade. Menurut Darmadi, sapaannya, Yayasan yang berdiri tahun 1975 ini, dulunya bernama Yayasan Dharma Bakti Pertiwi (YDBP).

Ketua Panitia Pesta Emas Ngurah Darmadi

Salah satu tokoh yang berperan dalam perkembangan YDBP adalah RP. Pancratius Maryatma, SVD. “Beliau banyak perhatian terhadap Yayasan ini, karena ingin melayani masyarakat di pinggiran sehingga klinik-klinik milik Yasvade banyak di desa,” katanya.

Menurut Darmadi, para pendiri membangun Yasvade dengan semangat pastoral yang luar biasa dan ini terinspirasi oleh semangat misionaris awal seperti Pastor Simon Buis, SVD, yang pada masanya ke mana pun pergi selalu membawa tas berisi obat.

“Pater Simon Buis itu, ke mana-mana bawa tas berisi banyak obat dan lebih banyak obat luka borok. Ini juga membuat masyarakat sangat terkesan dengan Pater Simon Buis, di mana beliau tidak sungkan untuk mengobati masyarakat yang mengalami luka borok,” tambahnya.

Darmadi menambahkan bahwa kehadiran klinik-klinik Katolik ini sangat sangat berjasa untuk Kesehatan masyarakat sekitar, seperti Klinik Astiti di Tuka. Katanya, bahwa sudah banyak sekali anak yang lahir di klinik Tuka ini termasuk keluarga Darmadi sendiri. “Semangat option For the poor sangat terasa sekali dari awal pendirian klinik-klinik ini,” imbuhnya.

Namun, menurut Darmadi, kehadiran banyak rumah sakit di berbagai wilayah saat ini menyebabkan dua klinik milik Yasvade, terpaksa ditutup yaitu di Piling (Tabanan) dan Cemagi (Badung).

Refleksi dari penutupan dua klinik itu, Darmadi berharap agar pada tahun rahmat bagi Yayasan ini menjadi kemuliaan bagi klinik-klinik yang ada, untuk semakin berkembang dan mampu beradaptasi sesuai perkembangan zaman, SDM yang menguasai teknologi dalam mengelola klinik-klinik ini, termasuk digitalisasi pelayanan.

Hal tersebut selaras dengan tema yang diusung dalam Pesta Emas Yasvade yaitu “Bangkit dan bergerak bersama menuju pelayanan yang transformatif.”

Sementara itu, Pastor Rekan Paroki Tuka RP. Gabriel Madja, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Yasvade seraya mengucapkan selamat memasuki rangkaian pesta emas.

Pater Gaby, sapaannya, berharap agar para pelayan selalu melayani dengan hati dan kasih sesuai semangat dan misi pelayanan para pelaku sejarah berdirinya Yayasan ini. “Kehadiran klinik-klinik Yasvade sangat membantu pemerintah dalam membangun Kesehatan masyarakat dan tentunya layak menjadi duta-duta keselamatan di dunia,” kata Pater Gaby. Menjelang siang Pastor Paroki Tuka RP. Paskalis Nyoman Widastra, SVD, hadir juga di lokasi setelah memimpin misa di paroki.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Klinik Panti Rahayu Dr. Nyoman Diana, memberikan kesaksiannya. Dokter Nyoman, demikian akrab disapa, merasa sangat berbahagia bekerja di Yasvade karena lebih banyak suka yang dirasakannya.

“Banyak sukanya saya alami. Ketenangan yang terasa juga luar biasa, termasuk suasana kerja dan hubungan yang baik dan penuh kekeluargaan dengan pengurus Yayasan maupun dengan rekan kerja. Semua ini tidak pernah saya temukan di tempat lain termasuk tempat kerja saya sebelumnya,” cerita Dr. Nyoman.

Dokter Nyoman juga sangat apresiasi dengan kedisiplinan yang terjaga para pelayan di seluruh unit karya Yasvade. “Kedisiplinannya sangat terjaga, dan tidak ada karyawan yang keluyuran,” imbuhnya.
Dr. Nyoman yang beragama Hindu, ini berharap agar seluruh pimpinan maupun staf yang bekerja di semua unit karya Yasvade tetap konsisten dengan sikap melayani dengan kasih dan hati yang tulus.

Kesaksian tentang Yasvade juga diungkapkan salah seorang Pengawas Yasvade Dr. Setyawati. Dokter yang pernah menjadi Direktur RSUD Wangaya Denpasar itu, mengungkapkan semangat pelayanan pastoral di Yasvade ini yang mendorong dirinya mau ikut sebagai pengawas ketika Rm. Yosef Wora, SVD sebagai Ketua Yasvade memintanya.

“Tugas kami untuk mengawasi apakah pelayanan Kesehatan di klinik-klinik sudah sesuai standar mutu yang berlaku atau tidak, dan memastikan pelayanan untuk keselamatan pasien sesuai prosedur. Lalu memastikan klinik-klinik ini sudah ada ijin dan terakreditasi atau belum,” jelasnya.

Dr. Setyawati juga mempunyai harapan agar klinik-klinik dari Yasvade dapat berkembang dengan baik, termasuk income juga meningkat. Menurutnya, walau klinik-klinik ini mengutamakan semangat pelayanan tetapi butuh dana juga, sebab sebagai klinik swasta pengelolaan keuangannya secara mandiri, tidak seperti rumah sakit pemerintah yang dikelola oleh Negara termasuk keuangannya.

Dari aksi donor darah yang dilaksanakan pada Minggu, 1 Desember 2024, masyarakat cukup antusias mau mendonorkan darah, walau untuk sampai di aula Tuka harus menerobos hujan lebat yang telah mengguyur sejak pagi hingga jelang siang.

Total ada 55 orang yang hendak mendonorkan darahnya, namun tidak semuanya bisa lolos. Bapak Masda dari PMI Badung, menjelaskan bahwa yang lolos dari pemeriksaan dan mendonorkan darahnya ada 35 orang (35 kantong darah), sedangkan yang ditolak atau tidak lolos 20 orang.

Rangkaian aksi donor darah

Menurut Dr. Dicky Wirya, dokter dari PMI Badung, mereka yang tidak jadi diambil darahnya (ditolak), ada yang karena tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah. Ditolak juga karena faktor usia yang belum cukup atau melampaui, bisa juga HB darah yang tidak memenuhi syarat.

Menurut Dr. Dicky, yang boleh donor darah adalah mereka yang berusia 18-50 tahun, tensi normal, HB antara 12-16, dalam kondisi sehat dan tidak sedang minum antibiotik dalam waktu 2 hari.

Mereka yang berhasil mendonorkan darahnya merasa senang dan lega. Ibu Ike, misalnya kepada media ini mengungkapkan rasa senang karena bisa lolos, sebab dari dulu selalu ingin donor tetapi terhalang oleh tekanan darah rendah.

“Ini donor darah saya yang kedua. Senang rasanya karena bisa lolos, sebab saya tekanan darah rendah,” katanya. Motivasi ibu Ike mendonorkan darahnya karena ingin berbagi dengan orang lain yang membutuhkan.

Hal senada diungkapkan pendonor lainnya Yel, yang mengaku sudah donor lebih dari 10 kali. “Saya sering donor dan rasanya tubuh lebih segar. Motivasi saya terdorong oleh kemanusiaan untuk ingin menolong sesama yang membutuhkan,” kata pria yang bergolongan darah A ini.

Rangkai Kegiatan

Dalam rangka pesta emas Yasvade, Panitia sudah merancang kalender kegiatan dan aksi sosial hingga puncak acara tahun 2025 nanti.

Selain donor darah yang dilakukan bertepatan dengan hari pencanangan pesta emas ini, bulan Januari 2025 yang akan datang akan diadakan Training Service Excellen/Leadership bagi para pegawai. Training ini akan dilaksanakan 11 dan 18 Januari 2025, di Gedung Catholic Centre.

Selanjutnya akan dilaksanakan konsultasi kesehatan gratis dan bazaar murah di klinik-klinik Yasvade, yaitu 9 Februari 2025 di Klinik Panti Swasti Tangeb; tanggal 16 Februai 2025 di Klinik Astiti Tuka. Lalu, di Klinik Panti Rahayu pada 23 Februari 2025 bertempat di Gereja Katedral Denpasar; dan di Klinik Punia Giri Palasari pada Minggu 2 Maret 2025. Seluruh konsultasi Kesehatan gratis dan bazaar murah ini terbuka untuk masyarakat umum.

Selanjutnya adalah jalam santai yang akan start dan finish di SMAK Santo Thomas Aquino Tangeb pada Sabtu, 22 Maret 2025 untuk para pegawai Yasvade, Pensiunan Yasvade dan udangan lainnya.

Perayaan syukur sebagai puncak pesta emas Yasvade akan dilaksanakan 1 April 2025, bertempat di Gereja Katolik Gembala Baik Stasi Pegending-Paroki St. Paulus Kulibul.

Pembukaan rangkaian pesta emas Yasvade ditandai pemukulan gong oleh Pastor Rekan Paroki Tuka RP. Gabriel Madja, didampingi para pengurus, pengawas, serta para pimpinan unit karya Yesvade dan Klian Adat Tuka. Selamat memasuki Pesta Emas YASVADE!*
Hironimus Adil

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button