Rosario Misi, Wujud Semangat Misioner SEKAMI Paroki St. Yoseph Denpasar

DENPASAR – Ada yang berbeda dari kegiatan SEKAMI Paroki St. Yoseph Denpasar Minggu Pagi, (18/10). Anak-anak datang dengan riang sambil menggenggam kalung rosario di tangan mungil mereka.
Rosario Misi, menjadi kegiatan yang dilakukan SEKAMI Paroki St. Yoseph Denpasar dalam rangka memperingati Hari Minggu Misi Sedunia. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penghayatan iman sekaligus sarana untuk menanamkan semangat misioner sejak dini.
Kegiatan diawali dengan animasi bersama melalui lagu One in Christ, United in Mission, yang menjadi lagu tema peringatan 100 tahun Hari Minggu Misi Sedunia. Selanjutnya, anak-anak diajak mendasarkan satu peristiwa mulia bersama-sama.

Pada setiap peristiwa, perwakilan anak maju ke hadapan patung Bunda Maria untuk mempersembahkan mawar, menyalakan lilin, serta menyampaikan ujud doa. Mawar yang dipersembahkan menjadi ungkapan kasih dan penghormatan kepada Bunda Maria, sedangkan lilin yang dinyalakan melambangkan terang iman dalam hati setiap anak.

Ujud doa yang dipanjatkan, mencakup syukur atas seabad karya misi, persatuan umat beriman, peneguhan bagi para misionaris, solidaritas terhadap kaum miskin dan terpinggirkan, serta keterlibatan generasi muda dan anak dalam misi Gereja. Melalui doa dan persembahan tersebut, anak-anak diajak untuk mengembangkan sikap solid dan solider.

Melalui Rosario Misi ini, SEKAMI Paroki St. Yoseph Denpasar berharap anak-anak bertumbuh dalam iman dan memahami bahwa setiap anak dapat menjadi misionaris cilik. Semangat misi tersebut dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti berdoa dan berbagi kasih di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Penulis: Intan Sari – Pendamping SEKAMI



