Rapat Perdana Panitia Tahbisan Imam Keuskupan Denpasar

DENPASAR – Keuskupan Denpasar kembali bersukacita. Dalam waktu dekat ini akan ditahbiskan kembali empat orang Imam baru. Rapat perdana panitia tahbisan imam dihadiri lima orang imam dan hampir semua panitia pelaksana, di Aula Gereja Roh Kudus Katedral Denpasar, Senin (28/9).
Lima orang imam yang hadir itu antara lain Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey dan Sekretaris/Ekonom RD. Agustinus Sugiyarto. Dalam kepanitiaan kedua imam ini duduk sebagai penasehat.
Tiga imam lainnya adalah Pastor Paroki Roh Kudus Katedral, yang juga Ketua Umum Panitia, RP. Yosef Wora, SVD, Ketua Komisi Liturgi RD. Antonius I Gede Ekadana Putra dan Pastor Rekan Paroki Katedral RD. Iwan Karwayu, keduanya menggawangi Seksi Liturgi.

Setelah doa, pertemuan dimulai dengan pengarahan Vikjen Romo Babey. Romo Babey menyampaikan bahwa Paroki Katedral dipercayakan oleh Bapak Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, sebagai penyelenggara perayaan iman tersebut.
“Semoga pesta iman ini disiapkan dan diselenggarakan dengan baik,” ungkap Rm. Babey. Dalam kesempatan itu, dua hal penting disampaikan Romo Babey, pertama mengenai dana, agar memperhatikan efisiensi penggunaan dana dan ini sesuai pesan Bapak Uskup melalui Vikjen.
“Karena pesta iman Keuskupan Denpasar maka umat juga ikut terlibat dalam pendanaan melalui kolekte paroki-paroki,” imbuh Vikjen.
Hal kedua yang penting adalah persiapan liturgi sesuai tata liturgi tahbisan dan ini sudah menjadi tanggung jawab Ketua Komisi Liturgi. Sedangkan untuk lagu-lagu, Romo Babey, berharap supaya diusahakan lagu-lagu yang bisa dinyanyikan seluruh umat sebagai bentuk partisipasi aktif dalam liturgi.
Arahan lain dari Romo Babey, supaya memperhatikan dan melayani dengan baik keluarga imam baru, termasuk mengatur akomodasi dan transportasinya, serta kebutuhan teknis lainnya. Romo Babey kemudian berpesan, “Semua panitia harus satu bahasa, sehati sepikir, saling sinergi dan kolaborasi dengan semangat pelayanan, demi suksesnya pesta iman umat Keuskupan Denpasar ini.”
Sementara itu, Pastor Paroki Roh Kudus Katedral RP. Yosef Wora, SVD, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Uskup yang mempercayakan Paroki Katedral sebagai panitia pelaksana.
“Saya berharap supaya panitia bekerja maksimal. Mohon Seksi Liturgi memperhatikan arahan Vikjen tadi, terutama menyangkut lagu-lagu. Kemudian, teks misa pasti akan disiapkan oleh Komisi Liturgi Keuskupan Denpasar,” katanya.
Hal teknis lain yang perlu diperhatikan, menurut Pater Yosef, selain keluarga inti yang diprioritaskan, juga memikirkan undangan termasuk dari pihak pemerintah dan pihak eksternal lainnya, utusan dari paroki-paroki, dan sebagainya. Romo Yosef juga mengingatkan seksi konsumsi agar persiapkan secara baik, demikian pula untuk seluruh seksi agar melayani dengan sungguh. “Mari kita siapkan tahbisan imam kita ini secara serius,” pungkasnya.

Ketua Panitia Pelaksana Stevanus Manek, selanjutnya memperkenalkan personil panitia seturut seksi masing-masing dan berharap agar kepanitiaan sudah mulai bekerja, mulai dengan menyusun anggaran di masing-masing seksi. “Tugas awal kita menyusun anggaran setiap seksi,” katanya.
Rapat berjalan lancar, dan beberapa panitia menanyakan beberapa hal teknis terkait persiapan maupun beberapa acara di hari H. Ketua Panitia berharap agar setiap seksi selain menyusun anggaran, juga membicarakan hal-hal teknis yang diperlukan dan sesuai kebutuhan.
Tahbisan imam baru, sudah ditetapkan oleh Bapak Uskup Denpasar akan berlangsung pada 27 November 2026 (atau sehari setelah Sidang Pleno Dewan Pastoral Keuskupan), di Gereja Roh Kudus Katedral Denpasar.
Empat orang Diakon Keuskupan Denpasar yang akan ditahbiskan itu adalah Diakon Daniel Mario Pedro Lasar (saat ini praktek Diakonat di Paroki Katedral Denpasar), Diakon William Fortunatus Dani Ardhiatama (praktek Diakonat di Paroki F.X. Kuta), Diakon Pedro Agus Dwi Juniantara Ramos (praktek Diakonat di Paroki St. Silvester Pecatu) dan Diakon Nikolaus Tabe Raja (Praktek Diakonat di Paroki St. Paulus Kulibul). *
Hironimus Adil



