Mengenal Mlampah Ziarah Nasional dan Rute Tujuan Gua Maria Palasari

PALASARI – Komunitas Mlampah Ziarah berawal dari sekelompok orang yang setiap bulan rutin berjalan kaki dari Tugu Jogja menuju Gua Maria Sendangsono sejauh 28 km. Kegiatan yang diberi nama “Walking Marathon de Sendangsono (WMSS)” ini pertama kali diselenggarakan pada 27 Juli 2025 dengan jumlah peserta ziarah 47 orang. Para peserta tidak hanya dari Jogja tetapi juga dari luar Jogja. Bulan Juli ini komunitas yang dimulai oleh mas Roni Romel tepat berusia 1 tahun.
Komunitas Mlampah Ziarah sudah memiliki anggota sebanyak 3000 orang di seluruh Indonesia yang tersebar di 9 chapter termasuk Bali. Setiap chapter diajak mengadakan mlampah ziarah di daerah masing-masing yang bisa diikuti oleh umat dari daerah lain. Semuanya memiliki semangat yang sama: Bersama dalam Mlampah Bersatu dalam Ziarah.
Chapter Bali yang digawangi oleh Octavianus Willy Wuriyanto (mas Willy) menjajaki beberapa rute ziarah di Bali, antara lain rute Gereja Santo Fransiskus Xaverius Kuta – Gereja Tritunggal Mahakudus Tuka (22 km), rute Bypass – Gereja Santa Maria Ratu Rosari Gianyar (18km) serta rute Perean – Gua Karmel Bedugul (21 km).

Akhirnya Chapter Bali memilih rute dari Gereja Santo Petrus Negara menuju Gua Maria Palasari sejauh 22 km sebagai rute Mlampah Ziarah Nasional di Bali. Rute ini akan dibuka untuk peserta nasional pertama kali pada 25 Juli 2026 sebagai bagian dari perayaan ulang tahun pertama Mlampah Ziarah.
Pada 16 Agustus 2026 Chapter Bali mengadakan Mlampah Ziarah Nasional pertama dengan rute yang sama. Kalau pada kegiatan ulang tahun kuota pesertanya adalah 50 orang, maka pada kegiatan nasional ini kuotanya menjadi 150 orang.
“Saya mengajak umat di pulau Bali untuk ikut berpartisipasi dalam peziarahan ini. Dari pengalaman saya mengikuti mlampah ke Sendang Sono, ada banyak hal yang akan memperkaya iman kita,” kata mas Willy.
Ia juga berharap akan ada rute-rute lain lagi yang dapat menjadi rute Mlampah Ziarah Nasional di Bali.

Komunitas Mlampah Ziarah ini terbuka bagi umat Katolik yang suka dan mampu berjalan kaki serta memiliki keinginan untuk berziarah. Peserta tidak dipungut biaya, semuanya dilakukan secara mandiri.
Untuk mendapat informasi lebih banyak tentang Komunitas Mlampah Ziarah, silakan kunjungi kanal IG @mlampahziarahbalichapter dan YouTube @MZBaliChapter, tandas mas Willy.
Penulis: Beata Florentina
Editor: Hiro/KomsosKD



