LINTAS PAROKI

Komisi Kerawam Hadir di Paroki Sumbawa untuk Konsolidasi dan Penguatan Rasul Awam

SUMBAWA BESAR – Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Keuskupan Denpasar melakukan kunjungan pastoral di Paroki Sumbawa dalam rangka konsolidasi dan penguatan Rasul Awam di paroki itu.

Konsolidasi dan Penguatan dilaksanakan Kamis, 23 Oktober 2025, dimulai pukul 17.30. Peserta kegiatan ini antara lain pengurus DPP, DKP, BRTP, serta perwakilan Tim Medis, para Ketua Lingkungan dan Ketua KBG serta perwakilan OMK. Ada juga dari kelompok kategorial seperti WKRI, Legio Maria, dan Karismatik.

Suasana kegiatan Konsolidasi dan Penguatan Rasul Awam

Diikuti pula pula oleh Pastor Paroki Sang Penebus Sumbawa Besar RD. Laurensius Maryono, Pastor Rekan RD. Hyoga serta Fr. Rafael yang sedang menjalani TOP di Paroki Sumbawa.

Kegiatan diawali dengan sapaan kasih dari Pastor Paroki RD. Laurensius Maryono. Romo Maryono, sapaannya, mengharapkan dengan penguatan dan konsolidasi ini para rasul awam mampu menjadi garam dan terang di tengah masyarakat, serta memiliki imam yang kuat dan mampu memancarkan wajah Kristus seturut profesi masing-masing.

Pastor Paroki Sumbawa RD. Maryono, saat memberikan sapaan kasih

“Semoga Paroki Sumbawa makin maju, kompak, dan bersatu dalam hidup menggereja maupun di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Seusai sapaan kasih Pastor Paroki, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan dari Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Denpasar RD. Flavianus Endi, dan dipandu Sekretaris Komisi Kerawam Laurensius Sogen.

Ketua Komisi Kerawam dalam pengantarnya mengutip kata-kata Yesus ketika mengutus murid-murid-Nya. “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” (Matius 10:16).

Romo Vian kemudian menyampaikan, jika ingin berperan di tengah masyarakat luas atau bila ingin mencalonkan diri sebagai anggota Legislatif carilah dulu Kerajaan Allah, minimal rajin berdoa.

“Tentu saja tidak berhenti dengan doa. Perlu kerja kongkret agar dikenal di masyarakat,” ungkapnya.

Di samping itu Rm. Vian juga menyarankan penting kerjasama dalam tim, di mana peran Gereja (Seksi Kerawam) sangat dibutuhkan dalam hal ini. Lalu, berani bekerjasama dengan masyarakat lain sehingga menjadi kesempatan bagi umat awam menjadi saksi Kristus yang nyata di dunia.

Ketua Komisi Kerawam juga menegaskan pentingnya spiritualitas Kerasulan Awam untuk mewujudkan Gereja yang relevan. Sabda Yesus dalam Injil Matius 10:16, yang diikuti pada pengantar pembekalan ini bisa dijadikan spiritualitas kaum awam

“Awam harus bisa menjadi Saksi Kristus di tengah dunia dengan memberikan diri menjadi Garam dan Terang Dunia,” imbuh Rm. Vian.

 

Ketua Komisi Kerawam RD. Flavianus Endi (berdiri di hadapan peserta) saat memberikan pembekalan untuk konsolidasi dan penguatan rasul awam Paroki Sumbawa

Pastor Paroki St. Paulus Kulibul-Bali itu, juga memberikan motivasi untuk menguatkan para Rasul Awam paroki ini. “Jangan berhenti berharap, nyalakan api pengharapan. Hanya orang-orang yang berjalan maju, membawa api harapan bagi dunia yang membutuhkannya,” katanya.

Rm. Vian juga menegaskan supaya pengharapan itu harus disertai perjuangan sebab iman tanpa perbuatan akan menjadi sia-sia. “Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.” (Yakobus 2:26).

Ketua Komisi Kerawam pada kesempatan yang sama memaparkan pula mengenai misi kerasulan. Dikatakan, demi terwujudnya Rasul Awam yang militan dan hadir menjadi Garam dan Terang di tengah masyarakat maka harus bangkit bergerak bersama demi terwujudnya Gereja yang misioner.

Para peserta tidak hanya mendengarkan pembekalan materi penguatan dari Ketua Komisi Kerawam tetapi mereka diberi kesempatan untuk sharing dan menyampaikan harapan-harapannya.

Dalam sharing, ada peserta yang menyampaikan mengenai kesadaran umat yang kurang mendukung calon yang mestinya dipilih mewakili Gereja karena masih ada sifat ego dan tertanam mental uang.

Ada juga yang memberikan saran agar calon yang ingin terpilih, perlu membangun relasi yang luas, tidak hanya dalam Gereja tapi juga menyentuh masyarakat lainnya.

Masukan lainnya, umat harus kompak untuk memilih calon yang memiliki potensi menang. Maka, perlu adanya peran Gereja untuk membantu mensosialisasikan calon, serta adanya tim khusus dari Seksi Kerawam untuk membantu calon.

Kegiatan diakhiri dengan kesimpulan dari Ketua Komisi Kerawam RD. Flavianus Endi. Romo Vian mengajak umat untuk selalu bersyukur serta terus berdoa menyalakan api pengharapan, jangan putus asa dan perlunya membangun Kerjasama baik ke dalam maupun ke luar. *

Laporan: Made Suryani-Komsos Paroki Sumbawa
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button