DOA YANG TULUS

Kamis, 18 Juni 2026
Sir 48:1-14
Mat 6:7-15
Sering kali orang berpikir bahwa semakin banyak kata yang diucapkan, semakin besar pula kemungkinan doanya didengar oleh Tuhan. Di sisi lain, orang juga mudah menyimpan luka, kekecewaan, dan sulit mengampuni orang yang pernah menyakitinya, sehingga hatinya kehilangan damai.
Yesus mengajarkan bahwa doa bukanlah soal banyaknya kata-kata, melainkan tentang membangun hubungan yang dekat dan penuh kepercayaan kepada Bapa yang sudah mengetahui apa yang kita butuhkan sebelum kita memintanya. Melalui doa Bapa Kami, Tuhan juga mengingatkan bahwa orang yang mau menerima kasih dan pengampunan Allah dipanggil untuk belajar mengampuni sesamanya (Mat 6:7-15).
Marilah kita datang kepada Tuhan dengan hati yang sederhana dan tulus, dan dengan iman dan kepercayaan kepada-Nya.
Ya Tuhan, ajarilah kami berdoa dengan hati yang tulus, amin.
Denpasar, 18 Juni 2026



