LINTAS PAROKI

Dari Defile hingga Fespas, Semarak Menuju Puncak HUT Ke-1 Paroki YGYB

DENPASAR – Satu tahun perjalanan Paroki Yesus Gembala Yang Baik (YGYB) Denpasar menjadi momentum penuh syukur bagi seluruh umat. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1, paroki termuda di Keuskupan Denpasar ini menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan umat dari berbagai kelompok usia dan komunitas.

Mengusung tagline “Satu Kawanan, Satu Gembala”, perayaan HUT ke-1 ini menjadi ajakan bagi seluruh umat untuk semakin bersatu, bertumbuh dalam iman, serta membangun persaudaraan sebagai satu keluarga besar Paroki YGYB.

Beragam kegiatan telah dan masih akan digelar, mulai dari kegiatan rohani, kreativitas, olahraga, kebersamaan, hingga aksi sosial. Rangkaian perayaan diawali dengan workshop paduan suara gereja pasca disosialisasikannya Mars dan Hymne YGYB yang “mengurai” Visi dan Misi paroki bungsu di Keuskupan Denpasar sebagai ruang bagi umat untuk bersaudara/i, mengembangkan talenta, memperkuat pelayanan liturgi melalui kebersamaan, musik dan nyanyian.

Semangat kebersamaan kemudian hadir dalam kegiatan Futsal Berdaster oleh para bapak, yang dikemas secara unik dan penuh keceriaan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun keakraban dan persaudaraan antar komunitas umat dalam KBG.

Kaum muda juga mendapat ruang untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui lomba video konten OMK serta kompetisi e-sport Mobile Legends. Melalui kegiatan tersebut, Orang Muda Katolik diajak untuk bangkit, menggunakan kreativitas dan teknologi secara positif, sekaligus menjadikan ruang digital sebagai sarana untuk mewartakan nilai-nilai iman dan kehidupan menggereja.

Keceriaan juga mewarnai kegiatan yang diperuntukkan bagi anak-anak usia Sekami, anak dan remaja. Berbagai lomba seperti fashion show, menggambar, dan lektor menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk berani tampil, mengembangkan talenta, sekaligus belajar mengambil bagian dalam kehidupan menggereja sejak usia dini.

Kebersamaan umat semakin terasa dalam senam kreasi oleh para ibu, sementara semangat kemerdekaan turut dirayakan melalui defile KBG-KBG dalam koordinasi Ketua Lingkungan dalam suasana semarak Agustus 2026. Dengan diiringi Bleganjur, umat yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah tampil dalam keberagaman yang justru menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan Festival Paduan Suara (Fespas), Bazar Festival, serta Jalan Sehat yang melibatkan umat separoki. Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan, kegiatan-kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan umat untuk saling mengenal, berbagi talenta, dan mempererat rasa memiliki terhadap paroki.

Semangat persaudaraan juga diwujudkan melalui aksi donor darah. Di tengah kemeriahan perayaan, umat diajak tidak melupakan panggilan untuk berbagi dan menghadirkan kasih kepada sesama yang membutuhkan melalui tindakan nyata.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan bermuara pada puncak perayaan HUT ke-1 Paroki YGYB pada Minggu, 13 September 2026, mendatang dalam Misa yang dilanjutkan dengan ramah tamah dan pembagian hadiah lomba-lomba.

Perayaan satu tahun ini memiliki arti khusus bagi Paroki YGYB. Paroki YGYB merupakan paroki termuda di Keuskupan Denpasar yang secara resmi berdiri pada 8 September 2025, buah pemekaran dari Paroki Santo Yoseph Denpasar.

 

Dalam usia yang masih sangat muda, perjalanan Paroki YGYB telah diwarnai dengan semangat umat untuk membangun komunitas yang hidup, terbuka, dan bertumbuh bersama dalam KBG-KBG dengan teritori yang tertata jelas. Karena itu, HUT ke-1 bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, tetapi menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus menatap masa depan dengan harapan.

Tagline “Satu Kawanan, Satu Gembala” menjadi benang merah seluruh rangkaian perayaan. Umat diajak menyadari bahwa meskipun berasal dari latar belakang berbeda usia, KBG, Lingkungan dan talenta; semuanya merupakan bagian dari satu kawanan yang dipersatukan dalam iman, harapan, dan kasih Tuhan Yesus si Gembala Yang Baik.

Melalui semangat tersebut, HUT ke-1 Paroki YGYB diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat persaudaraan, menghidupkan pelayanan, mengembangkan talenta umat, serta menghadirkan Gereja yang semakin solid dan solider sebagaimana digariskan dalam Sinode V Keuskupan Denpasar. *

Penulis: Karolina Ida, Komsos Paroki YGYB
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button