LINTAS PAROKI

Wapres Gibran Kunjungi Kompleks Puja Mandala

NUSA DUA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, berkunjung ke kawasan Puja Mandala, Nusa Dua pada Jumat (13/02/2026).

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran mengikuti salat Jumat di Masjid Agung Ibnu Batutah yang terletak posisi paling kanan dari deretan lima tempat peribadatan tersebut.

Sebelum beribadah di kompleks Puja Mandala, Wapres Gibran sempat berkunjung ke Politeknik Pariwisata Bali untuk berdialog dengan pemangku kepentingan di bidang pariwisata.

Kedatangan Wapres Gibran di Puja Mandala disambut oleh umat sekaligus warga setempat yang ingin mengabadikan kunjungan tersebut.

Imam Masjid Agung Ibnu Batutah, Ibnu Subhan Al Habib, mengatakan Wapres Gibran melakukan kunjungan ke Puja Mandala untuk memenuhi kewajibannya sebagai seorang Muslim dan menjalankan perintah agama.

Wapres Gibran juga menitipkan 125 pak sembako untuk dibagikan kepada jemaah di sana.

“Kehadiran beliau di sini semata-mata karena menjalankan perintah agama, bukan karena ada kunjungan negara atau yang lain,” kata Subhan ketika ditemui di Masjid Agung Ibnu Batutah, Jumat (13/02/2026).

Wapres Gibran mendengarkan khotbah mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Hal tersebut senada dengan isu yang sedang hangat di Bali, yakni mengenai penutupan TPA Suwung dan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Subhan mengatakan, dalam Islam, kebersihan adalah sebagian dari iman.

“Kalau kita buang sampah, harus dipilah-pilah,” jelasnya.

Sementara itu, Pastor Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Nusa Dua, RD. Adianto Paulus Harun, merasa senang atas kunjungan Wapres Gibran ke Puja Mandala.

Pihak Gereja Paroki MBSB juga menyediakan sarana untuk membantu lancarnya kegiatan kunjungan Wapres Gibran, termasuk menyediakan tempat bagi TNI atau pasukan keamanan untuk stand by.

“Kehadiran Bapak Wapres menjadi sesuatu yang baik, sebagai bentuk dukungan untuk terciptanya toleransi yang ada di Puja Mandala ini, khususnya di antara umat beragama,” ucap RD. Adianto.

Untuk diketahui, kawasan Puja Mandala merupakan pusat peribadatan lima agama besar yang telah diakui di Indonesia.

Selain Masjid Agung Ibnu Batutah dan Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, terdapat Vihara Buddha Guna, Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Bukit Doa, dan Pura Jagat Natha.

Pusat peribadatan tersebut merupakan destinasi pariwisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Umumnya, wisatawan yang berkunjung kagum dengan tingginya toleransi dan harmonisasi antara umat beragama.*

Penulis: Sandra Gisela-Komsos Paroki MBSB Nusa Dua

Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button