LINTAS PERISTIWA

Rekomendasi dari Seminar Penguatan Kapasitas Seksi HAK di Tuka

Berikut ini adalah Rekomendasi Moderasi Beragama Komisi Hubungan antar-Agama dan Kepercayaan (HAK) Keuskupan Denpasar kepada Seksi HAK Paroki di wilayah Kabpupaten Badung

A. Pembukaan
Komisi HAK Keuskupan Denpasar senantiasa memberikan perhatian kepada kehidupan umat beriman yang solid dan solider. Salah satunya melalui upaya membangun Moderasi Umat Beragama oleh Gereja-Gereja Paroki di wilayah Kabupaten Badung, dengan kunjungan ke tokoh-tokoh Masyarakat dan tokoh-tokoh agama yang ada di wilayah Kabupaten Badung. Karena itu, sebagai tindak lanjut dari Seminar Penguatan Kapasitas dan Peran Fungsionaris Pastoral Seksi HAK Paroki se-Kabupaten Badung di Tuka tanggal 11 Oktober 2026; Komisi HAK Keuskupan Denpasar merekomendasikan 10 butir harapan untuk dipahami dan dilaksanakan di masing-masing Paroki se-Kabupaten Badung.

B. 10 Butir Rekomendasi Untuk Seksi HAK Paroki Se-Kabupaten Badung
1. Gereja Katolik selalu beradaptasi dengan budaya masyarakat setempat dengan tetap menjaga identitas sebagai umat Katolik yang berpegang teguh pada iman Katolik
2. Gereja Katolik sangat mendukung moderasi beragama untuk membangun sikap dialog yang konstruktif untuk persaudaraan dan perdamaian.
3. Organisasi yang ada dalam Gereja Katolik tidak hanya diarahkan untuk kegiatan intern tetapi untuk menjalin kerjasama dalam kemanusiaan.
4. Orang muda Katolik mempunyai peran strategis dalam mengembangkan masa depan Gereja yang kuat dan inklusif
5. Membangun kerjasama lintas agama dalam menangani berbagai persoalan masyarakat khususnya lingkungan hidup yang bersih.
6. Melibatkan diri dalam kehidupan sosial kemasyarakatan baik di lingkungan masyarakat maupun pemerintahan.
7. Memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial secara bertanggungjawab dan bijak supaya mendatangkan manfaat untuk kehidupan bersama.
8. Membangun kerjasama lintas agama serta berpihak kepada nilai nilai Pancasila.
9. Mendukung pemerintah dalam menciptakan kehidupan yang rukun, damai dan harmonis untuk pembangunan yang berkelanjutan.
10. Berani berkorban dalam semangat menyama braya, pelayanan dan persaudaraan untuk kepentingan sesama.

Para peserta Seminar, Panitia dan Komisi HAK

C. Penutup
Komisi HAK Keuskupan Denpasar juga menyadari bahwa moderasi beragama tidak cukup hanya untuk dipahami sebagai gagasan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dialog, kerjasama dan tindakan nyata di tengah masyarakat. Semoga 10 rekomendasi ini dapat terwujud dalam kehidupan sehari-hari baik dalam lingkup intern umat Katolik di masing-masing paroki, maupun dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat, demi terciptanya masyarakat Badung yang semakin rukun, damai, toleransi, inklusif dan peduli,serta berkelanjutan.

Tuka, 11 Oktober 2026
Komisi HAK Keuskupan Denpasar

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button