LINTAS PERISTIWA

PMKRI Cabang Mataram Gelar POF dan RAKERCAB 2026–2027

Teguhkan Kesatuan Bergerak Bersama, Junjung Tinggi visi dan Menegaskan Perjuangan

MATARAM — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Mataram Sanctus Thomas Aquinas menyelenggarakan Pekan Orientasi Fungsionaris dan Rapat Kerja Cabang (POF dan RAKERCAB) periode 2026–2027 pada Rabu–Jumat, 21–23 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi, penguatan kapasitas fungsionaris, serta perumusan arah gerak dan program kerja selama satu tahun kepengurusan.

Mengusung tema “Unus Motus, Una Visio, Unum Propositum” yang berarti “Satu Gerak, Satu Visi, Satu Tujuan”, kegiatan ini menegaskan pentingnya kesatuan langkah, kesamaan arah perjuangan, dan komitmen bersama dalam menjalankan roda organisasi.

Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan bagi seluruh fungsionaris untuk membangun kerja kolektif, memperkuat koordinasi, serta menyatukan energi dalam mewujudkan cita-cita perhimpunan.

POF dan RAKERCAB menjadi ruang bagi para fungsionaris untuk memahami tugas dan tanggung jawab organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan kader serta dinamika masyarakat.

Melalui forum ini, setiap bidang didorong untuk membangun koordinasi yang baik, menetapkan prioritas program, serta memastikan setiap rencana kerja dapat dilaksanakan secara bertanggung jawab.

Dalam proses tersebut, PMKRI Cabang Mataram kembali menegaskan pentingnya tiga nilai dasar perhimpunan, yakni Kristianitas, Intelektualitas, dan Fraternitas. Ketiganya merupakan fondasi pembentukan kader yang beriman, berpikir kritis, menjunjung tinggi persaudaraan, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dan kehidupan berbangsa serta berpihak pada kaum tertindas.

Nilai Kristianitas mengajak kader untuk mewujudkan iman melalui pelayanan, kasih, dan keberpihakan terhadap martabat manusia. Intelektualitas menuntut kader untuk terus mengembangkan daya kritis, memperkuat tradisi diskusi, serta mampu membaca realitas sosial secara objektif dan bertanggung jawab. Sementara itu, Fraternitas menjadi landasan untuk merawat persaudaraan, menghargai perbedaan, dan membangun solidaritas dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

Ketiga nilai tersebut harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan berhenti sebagai identitas atau wacana organisasi. Sebagai organisasi kader, PMKRI memiliki tanggung jawab untuk membentuk pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, kepekaan sosial, dan keberanian untuk mengambil bagian dalam memperjuangkan keadilan serta membela kaum tertindas.

Melalui Rapat Kerja Cabang, seluruh presidum diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam program kerja yang berdampak bagi perkembangan organisasi dan masyarakat.

Program kerja tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi harus dijalankan dengan konsistensi, dievaluasi secara berkala, dan dipertanggungjawabkan secara terbuka. Dengan demikian, setiap bidang memiliki arah kerja yang jelas serta kontribusi nyata bagi keberlangsungan organisasi.

PMKRI Cabang Mataram juga menekankan bahwa jabatan dalam organisasi merupakan amanah pelayanan, bukan sekadar kedudukan. Setiap fungsionaris dituntut untuk menunjukkan komitmen, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

Keberhasilan kepengurusan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari kualitas kaderisasi, kuatnya persaudaraan, berkembangnya tradisi intelektual, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dalam semangat “Pro Ecclesia et Patria” Demi Gereja dan Tanah Air, PMKRI Cabang Mataram berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan kader, penguatan pemikiran kritis, penghormatan terhadap keberagaman, serta kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

Melalui penyelenggaraan POF dan RAKERCAB periode 2026–2027, PMKRI Cabang Mataram berharap seluruh fungsionaris mampu membangun kesatuan gerak dalam pelaksanaan program, menjaga kesatuan visi dalam menentukan arah perjuangan, serta mewujudkan kesatuan tujuan melalui pengabdian yang nyata.

Satu Visi untuk Menjaga Arah Perjuangan

Organisasi tanpa visi yang jelas akan mudah kehilangan arah. Program kerja dapat tersusun dengan baik, kegiatan dapat dilaksanakan secara rutin, tetapi semuanya berisiko kehilangan makna apabila tidak diarahkan pada cita-cita organisasi yang lebih besar.

Satu visi berarti adanya kesepahaman mengenai tujuan, nilai, dan arah perjuangan yang hendak diwujudkan. Bagi PMKRI Cabang Mataram, visi tersebut perlu berakar pada nilai Kristianitas, Intelektualitas, dan Fraternitas. Ketiga nilai ini menjadi fondasi untuk membentuk kader yang beriman, berpikir kritis, menjunjung persaudaraan, dan memiliki kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan.

Namun, menjaga satu visi bukan berarti meniadakan kritik atau membungkam perbedaan. Justru, visi bersama harus diperkuat melalui dialog yang terbuka, pemikiran yang kritis, dan keberanian untuk mengevaluasi keputusan yang tidak berjalan sesuai harapan.

Kesatuan visi yang sehat bukanlah keseragaman pikiran, melainkan kesepakatan untuk tetap berpegang pada cita-cita bersama meskipun terdapat perbedaan dalam menentukan cara mencapainya.

Dengan demikian, satu visi menjadi kompas bagi setiap fungsionaris dalam mengambil keputusan, menetapkan prioritas, dan menjalankan program kerja selama satu tahun kepengurusan.

Saatnya bergerak dari wacana menuju kerja nyata. Dengan semangat “Unus Motus, Una Visio, Unum Propositum”, PMKRI Cabang Mataram meneguhkan komitmen untuk bergerak dalam persaudaraan, bertumbuh dalam intelektualitas, dan mengabdi dalam Kristianitas demi Gereja, Tanah Air, dan kemanusiaan melalui program-program yang di tetapkan dalam rancangan kerja cabang. *

Penulis:

Kosmas Frabuku-PMKRI Matarama
Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button