GANDUM DAN LALANG

Selasa, 28 Juli 2026
Yer 14:17-22
Mat 13:36-43
Sering kali orang kecewa melihat kejahatan masih berkembang dan orang yang berbuat jahat seolah-olah tidak menerima akibatnya. Dalam keadaan seperti itu, orang mudah kehilangan harapan dan mempertanyakan keadilan Tuhan.
Yesus menjelaskan bahwa gandum dan lalang dibiarkan tumbuh bersama sampai waktu panen. Tuhan sabar memberi kesempatan kepada manusia untuk bertobat, tetapi pada akhirnya Dia akan menegakkan keadilan dan setiap orang akan menerima sesuai dengan perbuatannya (Mat 13:36-43).
Mari kita tetap setia hidup dalam kasih dan kebenaran, karena Tuhan tidak pernah lalai melihat setiap perbuatan kita.
Ya Tuhan, semoga hidup kami menjadi gandum yang menghasilkan buah
dan memuliakan nama-Mu, amin.
Denpasar, 28 Juli 2026



