LINTAS PERISTIWA

Gebyar Panggilan dengan Beragam Acara Kreatif-Rekreatif

SINGARAJA – Live In Panggilan sebagai program unggulan 2025 Komisi Panggilan dan Seminari Pusat Pastoral Keuskupan Denpasar, di Paroki St. Paulus Singgaraja berlangsung semarak.

Selain berisi katekese dan sharing panggilan, doa dan ibadat, juga semarak dengan beragam acara bersifat kreatif dan rekreasi seperti olahraga, outbond, games serta malam vokasional berupa pentas seni yang berlangsung, Sabtu (21/6/2025), siang hingga malam.

Benar-benar menjadi sebuah gebyar panggilan dan sungguh menyempurnakan kegiatan dalam rangka promosi panggilan ini.
Acara olahraga dan outbond dimulai pukul 15.00 hingga pukul 17.00 wita.

Olahraga bersama

Pertandingan berlangsung seru dan kadang kocak hingga mengundang tawa. Ada pertandingan volley antara Frater vs OMK gabungan, juga ada pertandingan basket antar para Imam+OMK vs Frater.

Tidak hanya pria, OMK putri juga ikut bertading volley dengan membagi diri, ada yang masuk tim Frater dan sebagian masuk dalam tim OMK.

Pertandingan berlangsung di lapangan olahraga Paroki Singraraja.

Para ‘atlet dadakan’ itu pantas diacungi jempol, sebab semangatnya tak kendor kendati rintikan hujan mengguyur mereka saat pertandingan volley berlangsung.

Saat Para Frater, OMK dan para imam berjibaku di lapangan, di dalam aula anak-anak dan remaja Sekami tak kalah seru.

Di bawah bimbingan Bruder Andre dan para Suster mereka larut dalam outbond dengan berbagai games yang menarik dan kreatif.
Menjadi lebih seru karena setiap games yang dimainkan dilombakan antar kelompok.

Ada banyak games-gemas kretif dan semuanya mereka lakukan dengan penuh sukacita.

Outbond anak-anak dan remaja Sekami

Setelah dua jam larut dalam olahraga dan outbond, seluruh peserta istirahat sejenak untuk mandi dan makan malam.

Setelah makan malam, mereka kembali berkumpul di aula untuk mengikuti malam vokasional.

Malam vokasional ini diisi dengan berbagai pentas seni. Ada gerak dan lagu, ada pembacaan puisi dan musikalitas puisi, ada drama, dan sebagainya.

Pengisi acara mulai dari anak-anak dan Remaja Sekami serta OMK dari masing-masing paroki, bahkan ada pula sekelompok keluarga dari Lingkungan Keluarga Kudus Nazareth menyamarakan acara itu.

Acara pentas Seni pada malam vokasional

Tentunya tak ketinggalan para Seminaris, Frater, Suster, Bruder, Diakon dan Imam turut juga mengisi berbagi acara untuk memeriahkan malam yang penuh gebyar itu.

Tidak hanya menampilkan pentas seni langsung di atas panggung, tapi juga menyaksikan tiktok hasil karya para Fasilitaror di layar LCD berupa video ringan yang menginspirasi panggilan.

Setelah semua pentas seni berlalu, kemudian masuk dalam suasana hening untuk mendengarkan renungan singkat yang dibawakan oleh RP. Klement, CDD.

Lilin Panggilan

Acara hari kedua ini berpuncak dengan acara ‘Simbolisasi Lilin Panggilan.’ Dalam acara ini, masing-masing orang dengan memegang sebuah lilin kecil menyala, melakukan perarakan dengan berjalan perlahan dari aula menuju halaman depan gereja St. Paulus Singaraja.

Simbolisasi Lilin Panggilan

Di halaman gereja itu, lilin ditahta sedemikian hingga membentuk hati dan di tengah-tengahnya lilin menyala itu ditahta berbentuk Salib. Itulah ‘Simbolisasi Lilin Panggilan.

Kemudian hari terakhir Minggu (22/6/2025), semua peserta Live In Panggilan mengikuti perayaan Ekaristi Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bersama umat Gereja Paroki St. Paulus Singaraja.

Perayaan berlangsung meriah, dipimpin Pastor Paroki St. Paulus Singaraja RD. Libert Marung, sebagai selebrant utama di damping 4 orang imam dan seorang Diakon masing-masing RD. Tony, RD. Made, RP. Klement, CDD, RD. Kanis (Imam asal Keuksupan Weetebula yang sedang tugas belajar di Singaraja) dan Diakon Vian, SVD. Misa dimeriahkan oleh koor gabungan Suster, Bruder, Frater dan Seminaris.

Terian persembahan saat misa

Selepas Misa masih ada satu kegiatan lagi yaitu Bincang-bincang seru antara Anak-anak dan Sekami Remaja serta OMK dengan para Fasiltator yang terdiri dari para Imam, Bruder, Suster dan Frater. Beberapa keluarga yang hadir dalam bincang-bincang ini.

Obrolannya seputar panggilan sebagai imam, biarawan-biarawati, yang diformat dalam bentuk tanya-jawab panggilan. Beragam pertanyaan disampaikan peserta, baik ditujukan kepada para imam, biarawan-biarawati dan frater. Juga ada pertanyaan balik dari para Fasilitator kepadaa para peserta.

Para Fasilitator ketika bincang-bincang panggilan

Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sapaan kasih dari Ketua Komisi Panggilan dan Semiari serta Ketua BPI Paroki Singaraja sebagai Tuan Rumah.

Masing-masing mengucapkan terima kasih atas acara penuh sukacita selama tiga hari di tempat ini.

Foto bersama di akhir acara

Lalu ditutup dengan doa dan berkat oleh RD. Made, Pastor Rekan Paroki St. Paulus Singaraja. Sayonara! *

Hironimus Adil

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button