LINTAS PERISTIWA
Trending

SUMPAH SELIBAT FR. TONY, PERISTIWA LANGKA DI DENPASAR

Oleh : Hironimus Adil

Sejarah baru tercipta pagi ini, Sabtu (15/8), di Kapela Keuskupan Denpasar yaitu Sumpah Selibat Calon Diakon atas nama Fr. Antonius Gede Ekadana Putra alias Frater Tony.

Sumpah Selibat ini termasuk peristiwa langka di Keuskupan Denpasar karena baru pertama kali moment ini dilaksanakan.

Selama ini, Sumpah Selibat dan Tahbisan Diakon biasanya langsung dilaksanakan di tempat di mana sang calon Imam Diosesan menempuh pendidikan Seminari Tinggi. Seperti di Maumere bagi mereka yang kuliah di Seminari Tinggi Ritapiret atau di Malang, bagi calon Imam Diosesan Keuskupan Denpasar yang berkuliah di Seminari Tinggi Giovani, dua Lembaga Pendidikan Calon Imam yang banyak ditempuh oleh calon imam Projo Keuskupan Denpasar.

Khusus dari Seminari Tinggi Ritapiret, tahun 2020 ini pimpinan Seminari itu memutuskan supaya semua calon Diakon melaksanakan Sumpah Selibat dan Tahbisan Diakon di Keuskupan masing-masing sang calon imam diosesan.

Keputusan tersebut diambil sebagai dampak dari masih mewabahnya virus korona sampai saat ini, supaya keluarga tetap bisa mengikuti momen istimewa bagi putra mereka. Sebab jika tetap dilaksanakan di Maumere, besar kemungkinan tidak dihadiri keluarga para calon Diakon dari berbagai Keuskupan agar tidak terjadi kerumunan orang.

Fr. Tony, satu-satunya dari Keuskupan Denpasar yang tahun ini ditahbiskan Diakon dan pada waktu yang tidak terlalu lama akan ditahbiskan menjadi imam.

Tahbisan Diakon akan dilaksanakan Minggu (16/8) besok di Gereja St. Sylvester Pecatu, pkl. 09.00 Wita oleh Mgr. Silvester San, Uskup Denpasar.

Peristiwa iman ini akan disiarkan secara langsung (live streaming) pada Channel Youtube Komsos Keuskupan Denpasar.

Namun, sebelum Tahbisan Diakon, harus didahului Sumpah Selibat. Acara inilah yang dilaksanan dalam suasana hikmad dan penuh haru pagi ini.

Sumpah Selibat merupakan tanda bahwa orang terpanggil mengikat perjanjian dengan Tuhan. Dengan demikian ia akan menjadi milik Tuhan untuk selamanya.

Bapak Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, dalam Perayaan Ekaristi Pengambilan Sumpah Selibat ini, mengatakan acara ini adalah sumpah di hadapan Allah dan umat Allah.

“Sumpah Selibat bukan sekedar kewajiban, tetapi mengikrarkan komitmen, tanggung jawab serta dengan tekun dan setia pada ikrar yang diucapkannya,” kata Mgr. San.

Sumpah Selibat juga merupakan persyaratan utama untuk ditahbiskan sebagai Diakon. Sumpah itu, lanjut Bapak Uskup, sebuah komitmen antara lain tidak menikah seumur hidup.

Bapak Uskup, dalam perayaan Ekaristi Sumpah Selibat pagi tadi didampingi Vikjen Keuskupan Denpasar Rm. Yosef Wora, SVD dan Pastor Paroki Roh Kudus Katedral RD. Herman Yoseph Babey.

Dalam acara ini, di hadapan sejumlah umat yang hadir, Bapak Uskup menanyakan kesediaan Fr. Tony untuk diambil sumpahnya mau hidup selibat seumur hidup.

Setelah menyatakan kesediaan, selanjutnya menyatakan sumpah di hadapan Allah dan umat Allah bahwa ini adalah pilihan bebas dirinya tanpa tekanan atau paksaan dari siapapun.

Dia bersumpah untuk hidup selibat dan taat pada seluruh peraturan Gereja maupun pada pimpinan Gereja dan bersedia menerima sanksi jika di kemudian hari melakukan pelanggaran terhadap peraturan atau Hukum Gereja yang ada.

Setelah bersumpah selibat hari ini, Minggu besok Fr. Tony akan ditahbiskan menjadi Diakon. Proficiat Fr. Tony * Hironimus Adil

Show More

KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL

Tim Redaksi *Pelindung Mgr. DR. Silvester San (Uskup Keuskupan Denpasar) *Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi RD. Herman Yoseph Babey (Ketua Komisi Komsos) *Redaktur: Hironimus Adil- Blasius Naya Manuk- Christin Herman- J Kustati Tukan-

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close