SUMBAWA BESAR– Dengan penuh gembira para siswa-siswi SMPK Diponegoro Sumbawa Besar, menjawab serempak pertanyaan Frater (Fr) Niko, yang menanyakan apakah mereka sudah mempersiapkan diri menyambut Natal 2023.
Fr. Niko yang saat ini sedang menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Sang Penebus Sumbawa Besar, menanyakan hal itu sebagai pengantar ketia dia menjadi pembimbing Rekoleksi Siswa-siswi SMPK Diponegoro,Kamis (14/12).

Rekoleksi yang mengusung tema “Yesus sahabat anak-anak ” itu dilaksanakan sekolah itu dalam rangka menyambut Natal 2023.
Ketika ditanya lebih lanjut, apa saja persiapanya? Jawab mereka adalah baju baru, sepatu baru, menghias pohon Natal, dll.
Fr. Niko, menjelaskan bahwa Natal adalah sebuah harapan. Menurut calon imam Keuskupan Denpasar ini, Natal selalu diidentikan dengan pohon Natal yang terang.
“Pohon Natal yang hijau dan terang adalah lambang kehadiran Yesus yang terang. Cemara yang hijau adalah sebuah harapan dari umat manusia, bahwa Yesus adalah Allah yang dinanti-nantikan. Allah yang hadir untuk membawa terang keselamatan bagi umat manusia,” katanya.

Kembali ke tema rekoleksi bahwa Yesus adalah sahabat anak-anak. Dikatakan, Yesus sangat dekat dengan anak-anak.
“Sebagai remaja kita harus mempunyai hubungan pribadi dengan Yesus. Sebagai seorang sahabat kita harus belajar untuk mencintai Yesus dengan cara selalu mendekatkan diri denganNya dan jangan jatuh dalam pergaulan yang salah,” Fr. Niko mengingatkan.
Masa remaja, lanjutnya, adalah masa yang sangat rentan dengan berbagai dinamikanya. Sebagai seorang sahabat Yesus, harus belajar untuk peka tehadap perkembangan dan perubahan zaman, belajar untuk mengolah diri dengan mengisi kegiatan-kegiatan yang positif dalam hidupnya.
“Marilah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbedan berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu (Mat 1: 28) demikian dasar biblis dari tema tersebut.

Frater Niko menambahkan, “Sebagai seorang sahabat, Yesus selalu siap menerima kita apa adanya. Entah kita berada di dalam keberdosaan, syukur kalau tidak berdosa. Jadilah Yesus sebagai sahabat dan tokoh idolamu.”
Rekoleksi itu dilanjutkan dengan Ibadat tobat dan pengakuan dosa.

Editor: Hiro/KomsosKD



