LINTAS PAROKI
Trending

PERINGATAN JIWA-JIWA ORANG BERIMAN DI PAROKI SANG PENEBUS

Gereja Katolik sedunia memperingati arwah-arwah orang beriman yang telah meninggal dunia. Peringatan ini dilaksanakan setiap tanggal 2 November setiap tahun.

Di Paroki Sang Penebus Sumbawa Besar, Misa peringatan jiwa-jiwa orang bieriman itu dilaksanakan dua kali. Tepat 2 November umat Katolik dari Suku Tionghwa merayakan Misa Arwah di Pemakaman Kanar, untuk mendoakan leluhur yang telah dipanggil Tuhan lebih dulu.

Misa itu dipimpin oleh Pastor Paroki RD. Klemens Bere bersama Diakon Hyoga dan Frater Nikolaus Tabe Raja .

Diawali dengan pembacaan intensi dari masing-masing keluarga untuk mendoakan para leluhur yang telah dipanggil Tuhan.

Usia misa, dilanjutkan berjalan menaiki bukit untuk memberkati setiap Nisan kuburan masing-masing keluarga. Walau sedikit saja Suku Tionghwa yang hadir misa berjalan hikmat sampai selesai.

KAPELA KEBAYAN

Misa Arwah berikutnya pada Kamis, 3 November 2022. Dilaksanakan di pemakaman umaum umat Katolik Sumbawa Besar di Kebayan. Misa berlangsung di Kapela Kebayan yang terletak di tengah areal pemakaman itu.

Suasana pemakaman saat ini cukup terang benderang karena baru selesai dipasangi tiang dan penerangan listrik oleh Ketua Rukun Kematian yang baru terpilih Bapak Fransiscus Legiman.

Ini menjadi gebrakan pertama dari kepengurusan Rukun Kematian yang baru, yaitu memperbaiki Kapela, diberi Penerangan dan bersih-bersih area pekuburan. Sehingga Kapela jadi terlihat bersih dan terpelihara dengan baik.

Misa Arwah di Kapela Kebayan dimulai Pukul 17.00 Wita, Kamis (3/11). Saat mulai misa cuaca cukup cerah hanya sedikit berawan.

Kapela dipenuhi dengan umat Katolik yang berziarah. Kapela Kebayan berdiri diatas bukit, jika sore akan terlihat Sunset yang Indah.

Misa dipimpin langsung Pastor Paroki RD Klemens Bere, didampngi P. Erick Hulir,SVD, putra Sumbawa Besar yang lagi pulang cuti dari Belgia. Juga ada Diakon Hyoga dan Frater Nikolaus Tabe Raja.

Semula misa, cuaca masih mendukung, cerah dengan udaranya yang Sejuk. Di tengah-tengah misa, tiba-tiba turun hujan deras. Syukur sebagian umat ada yang membawa payung, namun lebih banyak tidak membawa payung. Tak heran sebagian umat memanfaatkan daun jati yang ada dalam areal pemakaman itu menutup kepala mereka dari guyuran hujan. Kendati demikian, misa tetap berjalan dengan hikmat dan tertib hingga selesai.

Selesai misa yang ditandai dengan pemberkatan perutusan dari Selebran Utama Rm. Klemens, hujan pun reda.***

Penulis: Rosalina Meiling/KomsosSumbawa

Editor: Hiro/Komsos/KD

Show More

KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL

Tim Redaksi *Pelindung Mgr. DR. Silvester San (Uskup Keuskupan Denpasar) *Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi RD. Herman Yoseph Babey (Ketua Komisi Komsos) *Redaktur: Hironimus Adil- Blasius Naya Manuk- Christin Herman- J Kustati Tukan-

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close