LP3KD
Trending

GUBERNUR BALI LEPAS KONTINGEN PESPARANI BALI MENUJU KUPANG-NTT; MISA PERUTUSAN DI KATEDRAL

Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik, Provinsi Bali dilepas secara resmi oleh Gubernur Bali, yang diwakili I Gede Indra, selaku Asisten I Setda Provinsi Bali, Senin (24/10) di Aula Keuskupan Denpasar, jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar Selatan.

Perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesprani) Katolik II, akan diselenggarakan pada 28 – 31 Oktober 2022. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi tuan rumah Pesparani II dan perhelatan akbar umat Katolik Indonesia ini akan berpusat di Kota Kupang, ibukota dari provinsi kepulauan itu.

Asisten I Setda Provinsi Bali, Gede Indra, disambut oleh Vikaris Jendral Keuskupan Denpasar Rm. Yosef Wora, SVD dan Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Bali RD. Herman Yoseph Babey.

Hadir dalam acara pelepasan ini, selain seluruh kontingen Pesparani Bali yang akan berangkat ke Kupang baik peserta lomba maupun para official, termasuk di dalamnya Ketua Umum LP3KD Provinsi Bali, RD. Herman Yoseph Babey dan Ketua Panitia Pesparani II Provinsi Bali Yosep Yulius Diaz.

Dihadiri pula oleh Pembimas Katolik Provinsi Bali beserta jajaran (juga bersama kontingen berangkat ke Kupang), perwakilan dari peserta lomba virtual, pengurus LP3KD Provinsi Bali dan LP3KD Kabupaten Badung, serta sejumlah panitia Pesparani II Provinsii Bali.

PESAN GUBERNUR

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Gede Indra berpesan kepada seluruh kontingen Provinsi Bali yang akan berangkat ke Kupang, untuk selalu menjaga toleransi dan merawat Bhineka Tunggal Ika. “Kita semua bersaudara,” imbuhnya.

Pesan Gubernur tersebut selaras dengan tema Pesparani II Kupang yaitu “Membangun Persaudaraan Sejati untuk Indonesia Maju,” dengan Sub Tema; “Dari Nusa Tenggara Timur untuk Nusantara.”

Menurut Gubernur, tema Pesparani II sangat tepat dalam konteks kemajemukan Indonesia, diharapkan dari acara itu dapat meningkatkan persatuan antar umat Katolik maupun dengan komponen bangsa lainnya serta dapat meningkatkan wawasan kebangsaan.

Gubernur Bali juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada peserta yang terpilih mewakili Bali dalam pesta iman umat Katolik seluruh Indonesia itu.

Melalui penyelenggaraan Pesparani ini, Gubernur juga beraharap dapat meningkatkan pengetahuan dan ketaqwaan kepada Tuhan, bagi umat Katolik.

Melalui Asisten I Gede Indra, Gubernur Bali juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Bali mendukung penuh kegiatan ini, baik secara moril maupun material berupa bantuan dana bagi kontingen LP3KD Provinsi Bali.

“Semoga (Pesparani II) lancar, aman, nyaman dan sukses. Jaga kesehatan dan optimis,” harap Gubernur melalui Asisten I Setda Provinsi Bali.

Gubernur, melalui Asiten I kemudian melakukan pelepasan secara resmi kontingen Bali, yang ditandai dengan penyerahan Bendera Provinsi Bali yang diterima oleh Ketua Umum LP3KD Provinsi Bali RD. Herman Yoseph Babey.
Ketua Umum LP3KD Provinsi Bali, RD. Herman Yoseph Babey, dalam kesempatan yang sama sebelumnya melaporkan secara umum tentang penyelenggaraan Pesparani II dan secara khusus tentang keikutsertaan LP3KD Provinsi Bali.

Romo Babey, demikian sapaan Ketua Umum LP3KD, mengungkapkan bahwa Pesparani tahun 2022 di Kupang, merupakan Pesparani II. Pesparani I tahun 2018, sukses dilaksanakan di Ambon, Provinsi Maluku.

Di samping itu, Romo Babey juga menjelaskan, sesuai hasil Musyawarah pertama LP3KN di Ambon tahun 2018, sejatinya Pesparani II di NTT dilaksanakan tahun 2020, namun karena terhalang pandemi Covid 19, maka penyelenggaraannya ditunda sampai situasi membaik.

Tahun 2021, lanjut Romo Babey, ternyata pandemi juga belum berakhir dan bersyukur tahun 2022 keadaan semakin membaik sehingga Pesparani II ini jadi dilaksanakan tahun ini, walau covid belum sepenuhnya hilang sehingga tetap waspada.

Rm. Babey melaporkan, dalam Pesparani II tahun 2022, LP3KD Bali, mengikuti hampir seluruhh kategori lomba. Sebagian dari mata lomba itu dilaksanakan secara virtual yaitu Paduan Suara Anak, Paduan Suara Gregorian Remaja, Paduan Suara Orang Muda Katolik dan Paduan Suara Dewasa Wanita.

Kemudian beberapa kategori lomba yang langsung dilaksanakan di Kupang antara lain, Paduan Suara Dewasa Campuran, Cerdas Cermat Rohani (CCR) Anak, CCR Remaja, Tutur Kitab Suci dan Mazmur Anak-anak, remaja, OMK dan dewasa.

Dalam kesempatan itu, Romo Babey, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bali yang memberikan dukungan nyata baik moril maupun material berupa bantuan dana bagi kontingen Pesparani II Bali.

“Kami sungguh berterima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bali atas dukungannya bagi LP3KD Provinsi Bali. Mohon doa dari Bapak Gubernur bagi kami,” ungkapnya.

Sementara Vikjen Keuskupan Denpasar Rm. Yosef Wora, SVD, dalam sambutaan mewakili Bapak Uskup yang saat ini sedang mengikuti Sidang Uskup se-Asia di Bangkok Thailand, mengungkapkan rasa gembira atas kunjungan Gubernur, yang diwakili Asisten I.

“Kami menyambut gembira kehadiran Bapak Gubernur, yang untuk pertama kalinya datang di Keuskupan ini,” ungkap Rm. Yosef.

Vikjen juga mengatakan apresiasi kepada Gubernur Bali, sebagai pemimpin daerah yang mampu menyatukan seluruh masyarakat dari berbagai etnis, budaya dan agama yang ada di Bali ini. Seorang pemimpin, katanya, bagai seorang dirigen dalam paduan suara, akan terdengar harmonis karena dirigennya mampu menyatukan berbagai warna suara.

“Bapak Gubernur telah menjadi dirigen yang baik untuk seluruh masyarakat Bali dengan berbagai latar belakang yang dimilikinya,” kata Vikjen.

Vikjen Keuskupan Denpasar juga mengungkapkan terima kasih atas dukungannya bagi kontingen Pesparani Bali, baik secara moril maupun material.

“Dukungan yang luar biasa dari Bapak Gubernur, menjadi semangat bagi kontingen Bali. Kami juga berharap kunjungan ini bukan kunjungan terakhir dari Bapak Gubernur yang saat ini diwakili oleh Bapak Asisten I,” pungkas Rm. Yosef.

MISA PERUTUSAN

Sehari sebelumnya, tepatnya pada perayaan Minggu Misi, 23 Oktober, dilaksanakan Misa Perutusan bagi kontingen Pesparani Bali. Misa berlangsung bersama umat Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, pada misa kedua pukul 09.30.

Misa perutusan itu dipimpin oleh Pastor Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, yang juga Ketua Umum LP3KD Provinsi Bali, RD. Herman Yoseph Babey. Semua kontingen Pesparani II Provinsi Bali hadir dalam misa perutusan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Romo Babey, memohon dukungan doa dari seluruh umat agar persiapan, perjalanan maupun selama kiegiatan di Kupang berjalan lancar dan sukses.

Sebelum berkat penutup, Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) yang ikut dalam lomba secara offline (langsung) di Kupang bernyanyi di hadapan umat, dua buah lagu yang akan dilombakan. Umat memberikan dukungan dengan aplaus yang meriah ketika PSDC kontingan Bali ini selesai bernyanyi.

Usai Misa, kontingen ini berkumpul di salah satu ruangan di basemen gereja Katedral untuk melaksanakan rapat teknis persiapan menuju Kupang. Rapat dipimpin langsung Ketua Umum LP3KD Provinsi Bali Rm. Babey dan Ketua Panitia Pesparani II sekaligus Ketua Kontingen Yosep Yulius Diaz.

Kontingen Pesparani Bali, berangkat ke Kupang pada Rabu, 26 Oktober 2022. Kontingen Bali berkekuatan 50 orang, terdiri dari peserta lomba dan official (41 orang) , Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali termasuk Pembimas dan beberapa Staf Bimas Katolik Kementerian Agama Provinsi Bali (7 orang), serta utusan dari Pemerintah Provinsi Bali (2 orang). ***

Penulis
Hironimus Adil
Show More

KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL

Tim Redaksi *Pelindung Mgr. DR. Silvester San (Uskup Keuskupan Denpasar) *Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi RD. Herman Yoseph Babey (Ketua Komisi Komsos) *Redaktur: Hironimus Adil- Blasius Naya Manuk- Christin Herman- J Kustati Tukan-

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close