LINTAS PAROKILINTAS PERISTIWA
Trending

LOMBOK BEACH VILLAS JADI SAKSI OMK AMPENAN NIKAH BEDA AGAMA

KEUSKUPANDENPASAR.NET Perdebatan panjang tentang nikah beda agama/iman menjadi momok tersendiri bagi kaum muda katolik saat ini.

Bagaimana tidak, sudah sekian banyak kasus “lompat pagar” dikalangan orang muda Katolik bukan hal yang tabuh lagi seiring semakin canggihnya perkembangan informasi dan teknologi.

Pada 28-29 Desember 2021 adalah moment berharga, di mana 30 peserta dari pengurus & anggota orang Muda Katolik (OMK) Ampenan mengikuti kegiatan sekaligus membedah materi tentang Catin (Calon Pengantin) dan OMK usia nikah.

Kegiatan yang disponsori oleh Pembimas Katolik ini berlangsung selama dua hari di Beach Lombok Villas.

Tujuannya yakni untuk membina bagaimana OMK mencari dan menemukan pasangan hidup.

Di hari pertama, pada acara pembukaan, Pembimas Katolik Kemenag Provinsi NTB Egenius Siba, mengatakan sangat senang bisa mengundang adik-adik OMK untuk mendalami karakter dan ciri khas Gereja Katolik khususnya dalam menentukan pasangan hidup.

Selanjutnya P. Sifronisius Iron Risdianto dan P. Yohanes Baptis Jhony SVD sebagai pastor paroki dan pastor rekan Ampenan mengisi materi tentang bagaimana pandangan Gereja Katolik terhadap pernikahan beda agama dan memilih pasangan hidup menjadi keputusan untuk masa depan.

Kegiatan hari pertama ini ditutup dengan materi dari suster Nick yang masih
berkaitan dengan materi kedua narasumber sebelumnya yakni bagaimana memilih pasangan hidup.

“Jika tidak (memilih pasangan hidup), maka pilihlah untuk hidup selibat,” candanya, menutupi sesi hari pertama.

Hari kedua menjadi hari terakhir untuk seluruh rangkaian kegiatan ini.

OMK Ampenan sangat antusias mengikuti dalam kegiatan ini. Mereka tetap bersemangat dengan satu materi lagi yang dibawakan oleh Bapak Egenius Siba.

Sebagai Pembimas Katolik, bapak yang satu anak ini mengingatkan OMK bahwa apapun keputusan dalam
memilih pasangan harus sungguh-sungguh benar.

“Karna itu adalah tentang masa depanmu, karna sekali seumur hidup,” tegasnya.

Lalu bagaimana kalau menikah beda iman? Ketua BPI ini hanya berharap “Semoga adik-adik orang muda Katolik mencari yang sama-sama satu atap,”. tutupnya.

Spirit OMK Ampenan usai rekoleksi natal dan pemilihan pergantian pengurus semakin nyata. Mereka tidak hanya aktif di liturgi gereja tetapi juga lingkungan sekitar.

Hal itu dibuktikan dengan beberapa OMK yang terlibat dalam kepengurusan Tim Satgas Covid-19 wilayah Ampenan.

“Tetap semangat teman-semua. Harapan masa depan gereja ada di dalam tanganmu,” demikian kesimpulan pesan para narasumber. Menutup kegiatan adalah dengan sesi foto bersama.

Penulis: ICHA-Ampenan

Editor: Hiro/KomsosKD

Show More

KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL

Tim Redaksi *Pelindung Mgr. DR. Silvester San (Uskup Keuskupan Denpasar) *Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi RD. Herman Yoseph Babey (Ketua Komisi Komsos) *Redaktur: Hironimus Adil- Blasius Naya Manuk- Christin Herman- J Kustati Tukan-

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close