Pastor Paroki St. Yoseph Lantik Pengurus Lingkungan Renya Rosari dan KBG-KBG

DENPASAR- Pengurus Lingkungan Renya Rosari, Paroki St. Yoseph Denpasar secara resmi dilantik Pastor Paroki RP. Laurensius Ketut Supriyanto, SVD. Selain pengurus Lingkungan, saat bersamaan turut dilantik pengurus KBG-KBG dalam lingkungan itu.
Prosesi pelantikan dilaksanakan dalam Misa Minggu Adven II, Sabtu (6/12) pukul 18.00, di Gereja St. Yoseph, jalan Kepundung no. 2 Denpasar.
Dalam homilinya Rm. Ketut, demikian Pastor Paroki biasa disapa, mengajak untuk melakukan hal yang benar dan setia kepada Tuhan. “Bagi bangsa yang benar dan setia kepada Tuhan, tempat terakhirnya adalah keselamatan,” ungkap pastor yang menjabat Rektor SVD Distrik Bali-Lombok ini.
Untuk itu, selaras dengan bacaan Injil Minggu Adven II hari itu Rm. Ketut mengajak umat untuk meluruskan jalan bagi Tuhan dengan cara bertobat, sebab Kerajaan Surga sudah dekat.

Khusus kepada pengurus Lingkungan dan KBG-KBG dalam Lingkungan Renya Rosari, Romo Ketut menyampaikan terima kasih atas kesedian para pengurus untuk mau mengabdi dan melayani umat Allah yang ada di Lingkungan sampai KBG-KBG.
Lingkungan Renya Rorasi yang dalam SK Pastor Paroki ditetapkan menjadi Lingkungan St. Maria Renya Rosari, kata Rm. Ketut, merupakan salah satu lingkungan tertua dan besar dari sisi jumlah umat yang dimiliki Paroki St. Yoseph.
Sebagai Lingkungan yang sudah berusia lebih dari 50 tahun, harapnya, hendaknya lingkungan ini melalui para pengurusnya bisa menjadi contoh dalam hal kesetian dan benar dalam melayani Tuhan dan sesama.
“Lingkungan ini terbesar di antara lingkungan lainnya, sekaligus memiliki nama besar karena termasuk lingkungan yang sudah lama berdiri. Nama besar hendaknya tidak membuat sombong, justru harus tetap mempertahankan nama baik. Ini lingkungan yang tua, bisa menjadi contoh,” harap pastor yang juga Deken Bali Timur itu.
Kepada para pengurus lingkungan dan KBG-KBG di Renya Rosari yang dilantik hari itu, Rm. Ketut berpesan untuk selalu mengedepankan semangat Gereja Sinodalitas atau berjalan bersama.

“Tak ada satupun dari antara kita yang sempurna, maka mari kita berjalan bersama, baik di antara pengurus lingkungan, maupun dengan KBG-KBG dan juga dengan Dewan Pastoral Paroki (DPP),” katanya.
Romo Ketut kemudian menganalogikan, “Kalau ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri, tetapi kalau mau berjalan jauh maka harus berjalan bersama-sama.”
Selepas homili, selanjutnya Rm. Ketut melantik dan mengukuhkan pengurus Lingkungan Renya Rosari dan pengurus KBG-KBG dalam lingkungan itu.

Namun, sebelum upacara pelantikan oleh Rm. Ketut, lebih dulu dibacakan Surat Keputusan (SK) Pastor Paroki St. Yoseph tentang Penetapan KBG-KBG dan Pengurus Lingkungan Renya Rosari dan Pengurus KBG-KBG periode 2025-2028 oleh Ketua Bidang Aksi Kemasyarakatan Paroki St. Yoseph, Marsel.

Selain penetapan KBG dan Pengurus, dalam SK yang sama, salah satu poinnya menetapkan bahwa pesta pelindung Lingkungan St. Maria Renya Rosari jatuh setiap tanggal 7 Oktober.
Kendati Pesta Pelindung ditetapkan 7 Oktober, tentu tidak mengubah peringatan hari ulang tahun Lingkungan (dulunya Sektor) Renya Rosari, di mana sesuai sejarah berdirinya tetap dirayakan setiap 31 Mei.

Tercatat Lingkungan (Sektor) Renya Rosari berdiri pada 31 Mei 1975 dengan para pendiri antara lain, Bapak Frans Diaz (Ketua Sektor Renya Rosari pertama), Bapak Ezerman, Bapak Puja Sutikna, Bapao Roni Mailenzun dan Bapak Aloyisiu Heang (bdk. Buku 75 Tahun Gereja Katolik Paroki St. Yoseph Denpasar).
Usai SK dibaca, dilanjutkan dengan prosesi pelantikan. Rm. Ketut, menyampaikan pesan-pesannya dan kemudian dilanjutkan menanyakan kesedian setiap pengurus dan mempersilahkan mereka mendaraskan janji di hadapan Tuhan, Pastor dan umat lain yang hadir.

Berdasarkan SK Pastor Paroki, menetapkan Lingkungan St. Maria Renya Rosari terdiri dari 4 KBG yaitu: KBG Renya Rosari I, KBG Renya Rosari II, KBG Renya Rosari III dan KBG Renya Rosari IV.

Penetapan nomor urut KBG sesuai dengan nama Lingkungan, berdasarkan hasil Rapat Kerja Paroki St. Yoseph pada 25-26 Oktober 2025 di Pancasari, Bedugul. Nomor urut nama KBG berlaku untuk semua lingkungan dalam teritorial Paroki St. Yoseph Denpasar. *
Hironimus Adil



