LINTAS PAROKILINTAS PERISTIWA
Trending

HARI PENTAKOSTA WARGA RENYA ROSARI BERKOBAR DALAM KESERUAN PENUH SUKACITA

Seperti suasana hati para Rasul Yesus yang berkobar-kobar ketika Roh Kudus Turun pada hari Pentakosta, demikian pula warga Lingkungan Renya Rosari Paroki St. Yoseph Denpasar dalam merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-47.

Minggu, 5 Juni 2022, bertepatan dengan Hari Raya Pentakosta, peringatan turunnya Roh Kudus atas para rasul sekaligus hari kelahiran Gereja, keluarga besar Lingkungan Renya Rosari (LRR), Paroki Santo Yoseph Denpasar, berkumpul dalam kebersamaan untuk merayakan ulang tahun ke-47.

Berdasarkan catatan yang ada, lingkungan (dahulu bernama Sektor) ini telah berdiri sejak 31 Mei 1975. Dengan demikian, pada 2022, lingkungan ini genap berusia 47 tahun. Tidak jarang, lingkungan ini terbilang dalam hitungan “lingkungan senior” sebab usianya yang akan mencapai kepala lima alias setengah abad.

Merayakan HUT ke-47 terasa special, sebab dua tahun sejak pandemi, praktis tidak bisa berkumpul bersama. Tidak heran kalau warga lingkungan ini begitu antusias dengan semangat yang berkobar-kobar mengikuti acara yang berselang satu Minggu dari hari jadinya. Perayaan dihadiri oleh sebagian besar warganya, mulai dari anak-anak hingga opa-oma, semuanya bersukacita bersama sepanjang acara.

Kegiatan berlangsung di Taman Jepun, jalan Hayam Wuruk, Denpasar. Warga sudah mulai datang sejak pukul 08.00 WITA. Lokasi yang sangat indah dan memadai, didukung cuaca yang cerah menambah keceriaan opa, oma, bapak, ibu, dan adik kakak, keluarga besar lingkungan ini.

Beberapa sesepuh terlihat hadir, termasuk sejumlah ketua lingkungan terdahulu, seperti Opa Yitno, Opa Thomas, Pak Frans Passar, Pak Yusdi Diaz, juga Oma Diaz, Oma Sita, dan masih banyak lagi.

Seluruh rangkaian acara dikemas a’la anak muda, terutama games-games yang menarik. Maklum, Panitia mempercayakan OMK Lingkungan untuk mengemas acara, terutama games-games yang bisa menumbuhkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan antara warga. Ada games khusus untuk anak-anak, khusus ibu-ibu, juga bagi bapak-bapak.

Acara dibuka mulai pukul 10.00 WITA. Jessica dan Amanda, anggota Orang Muda Katolik (OMK) Lingkungan ini bertindak sebagai pembawa acara, dengan ‘sutradara’ Venna. Acara diawali dengan Doa Pembuka oleh Joshua. Selanjutnya, Ibu Paulina memimpin seluruh warga untuk menyanyikan Mars Renya Rosari gubahan alm. Opa Frans Diaz, Pendiri sekaligus Ketua pertama lingkungan ini.

Setelah menyanyikan “lagu kebangsaan” lingkungan, dilanjutkan sambutan-sambutan. Didahului sapaan kasih Ketua Panitia HUT ke-47 Peppy Pangkat, yang menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara direncanakan dan dijalankan oleh OMK Lingkungan Renya Rosari.

“Kita bersyukur bahwa situasi pandemi semakin menurun sehingga setelah dua tahun vakum, kita semua dapat berkumpul kembali untuk merayakan HUT lingkungan kita. Kami mengapresiasi adik-adik OMK yang telah merancang dan mempersiapkannya dengan matang sehingga acara dapat berlangsung dengan baik. Kami juga berterima kasih secara khusus kepada Bapak Oki dan Ibu Bulan yang telah menyediakan tempat secara gratis sehingga kita semua dapat berkumpul dan bersuka cita pada hari ini dengan penuh rasa kekeluargaan,” ungkapnya.

Selanjutnya Tony Sundoro, selaku Ketua Lingkungan, menyebutkan bahwa sebagai lingkungan dengan usia yang tidak terbilang pendek, sudah banyak jatuh bangun yang dialami lingkungan ini sehingga usianya sudah matang.

“Kita tentu berharap bahwa Lingkungan Renya Rosari, di usianya yang sudah 47 tahun, semakin dewasa dalam iman dan pelayanan serta persaudaraan yang semakin guyub,” harapnya.

Mewakili Sesepuh Lingkungan, Yusdi Diaz, dalam sambutannya mengisahkan sekilas sejarah lingkungan ini. Mantan Ketua LRR, sekaligus putra sulung pendiri dan Ketua LRR pertama Frans Diaz itu, menggarisbawahi bagaimana perjalanan terbentuknya Lingkungan Renya Rosari yang dahulu diinisiasi oleh beberapa pastor paroki sebelum P. Subhaga, SVD, seperti P. Heijne, SVD dan P. Paulus Boli, SVD.

“Memang ada catatan tahun 75, tetapi bahwa lingkungan, dahulu sektor, sudah dirintis sebelumnya pasti terjadi. Sehingga, saya lebih cocok menyampaikan “Selamat Ulang Tahun Lingkungan Renya Rosari yang ke-47 +++ (plus plus plus). Dan akhirnya, mungkin ini kehendak Tuhan bahwa kita merayakan hari ulang tahun lingkungan kita tepat pada hari raya Pentakosta. Semoga Roh Kudus menggerakkan kita semua untuk semakin lebih baik dan guyub ke depannya,” pungkas pria yang juga menjadi Ketua Umum Flobamora Bali ini.

Dalam acara ini juga ada seremonial pemotongan tumpeng ulang tahun. Panitia bersama Pengurus Inti LIngkungan serta para sesepuh diundang menuju panggung untuk mengitari tumpeng. Anak-anak dengan penuh semangat bersama seluruh warga pun menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” dan “Potong Tumpengnya”. Potongan-potongan tumpeng, dibagikan oleh Ketua LRR dan Ketua Panitia kepada para sesepuh yang hadir.

Keseruan perayaan ini adalah kemasan aneka permainan (games) yang telah dirancang secara menarik oleh OMK. Permainan dibagi tiga sesi, yaitu sesi anak-anak, sesi ibu-ibu/oma-oma, dan sesi bapak-bapak/opa-opa.

Masing-masing sesi memiliki dua permainan, sehingga total enam permainan. Seluruh permainan ini mampu menghadirkan suka cita kepada seluruh warga. Hal ini terbukti dengan persaingan yang ketat antartim diiringi canda tawa yang tidak kunjung henti.

Diselingi makan siang pada 12.00 WITA, beberapa games dilanjutkan setelahnya. Acara berpuncak pada sesi foto-foto. Foto-foto dikemas dalam beberapa kali, dimulai foto bersama seluruh warga LRR, lalu foto per KBG, OMK, dan anak-anak Sekami. Foto bersama diakhiri dengan video yel-yel “Renya Rosari: Kami Bersatu, Saling Mencintai, Jaya Selalu!”.

Selain games-games yang berlangsung di hamparan hijau Taman Jepun, di panggung acara anak-anak bernyanyi sambil menari dengan penuh riang gembira. Ada juga yang membaca puisi. Semua larut dalam gembira sebagai satu keluarga besar Renya Rosari.

Seluruh rangkaian acara berpuncak pada pembagian bingkisan dan hadiah bagi pemenang games beradasarkan masing-masing kategori, mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak. Semua acara tuntas sekitar pukul 14.30 WITA.

Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, acara ini sukses merekatkan kembali persaudaraan yang guyub sebagai satu keluarga besar Lingkungan Renya Rosari. Proficiat Lingkungan Renya Rosari, Yes, Yes, Yes!

Penulis
Joshua Jolly SC

Editor: Hiro/KomsoKD

Tags
Show More

KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL

Tim Redaksi *Pelindung Mgr. DR. Silvester San (Uskup Keuskupan Denpasar) *Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi RD. Herman Yoseph Babey (Ketua Komisi Komsos) *Redaktur: Hironimus Adil- Blasius Naya Manuk- Christin Herman- J Kustati Tukan-

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close