LINTAS PERISTIWA
Trending

BEBERAPA PERISTIWA ISTIMEWA DIRAYAKAN DI PAROKI TANGEB

Bagi umat Paroki St. Theresia Tangeb, Minggu, 2 Oktober 2022, merupakan hari spesial. Hari itu beberapa peristiwa istimewa dialami paroki tersebut. Seluruh umat menyambutnya dengan sukacita dan penuh syukur.

Betapa tidak, hari itu Paroki Tangeb merayakan HUT ke-82, sekaligus Pesta Pelindung Paroki yaitu Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus.

Penyambutan Yubilaris Rm. Thomas dan Bapak Uskup dengan kalungan bunga

Sukacita umat setempat menjadi sempurna, sebab pada HUT paroki dan pesta pelindungnya, dimahkotai dengan Pesta Perak (25 tahun) imamat salah seorang ‘putra kandung’ paroki ini yakni RD. Thomas I Nyoman Almasan. Pencapaian usia perak imamat Romo Thomas, sekaligus kado indah bagi paroki yang memasuki usia ke-82 tahun itu.

Tepat di hari itu juga, ‘saudara kandung separoki’ Romo Thomas, yakni RP. Paulus Agung Gede Suhartana, SVD, atau akrab disapa Romo Agung (ikut hadir di antara imam konselebrasi), juga merayakan HUT Imamat ke-26. Tahun lalu Pesta Perak Imamatanya, juga dirayakan di paroki itu.

Rangkaian perayaan syukur istimewa itu menjadi lengkap, sebab saat bersamaan sejumlah pengurus Gereja yang tergabung dalam DPP Pleno, mulai dari Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP), Dewan Pastoral Stasi dan Ketua-ketua KBG se-Paroki Tangeb, dilantik dan diberkati oleh Bapak Uskup Denpasar Mgr. Silvester San.

Ungkapan syukur untuk beberapa momentum istimewa itu disatukan dalam Perayaan Ekaristi di hari Minggu Biasa ke-XXVII, itu.

Misa dipimpin oleh Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, selaku Selebran Utama. Seumlah imam konselebrasi yang turut mendampingi Bapak Uskup antara lain Pastor Paroki dan Rekan, RP. Alex Dato, SVD dan RP. Kristo, SVD, serta sang yubilaris RD. Thomas Almasan.

Turut hadir dan bersama dalam barisan konselebrasi adalah RD. Yohanes Baptista Nyoman Suryana (akrab disapa Romo Komang) yang bersama Romo Thomas merayakan Perak Imamat tepat pada 24 September 2022. Selain itu, ada juga RP. Paulus Agung Gede Suhartana,SVD, RP. Agustinus Sumaryono,SVD alias Romo Jono dan RD. Yohanes Kadek Ariana.

Misa berlangsung meriah, diiringi paduan suara paroki, juga ada tarian persembahan oleh beberapa remaja putri Paroki Tangeb. Hampir seluruh umat yang hadir nampak rapi dengan pakaian adat Bali yang indah dipandang mata.

Bapak Uskup Denpasar, dalam pengantar misa mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas beberapa peristiwa iman yang boleh dialami Gereja Paroki St. Thersia Tangeb hari itu.

Sementara dalam homilinya, dengan mendasarkan pada bacaan-bacaan suci hari itu , Bapak Uskup menegaskan bahwa iman adalah anugerah dari Tuhan, karena itu seluruh umat harus memeliharanya dengan baik agar kokoh dan kuat.

Iman yang kecil, yang sebesar biji sesawi saja, kata Mgr. San, bisa mendatangkan hal-hal besar. “Iman punya pengaruh yang luar biasa dahsyatnya,” katanya, seraya menambahkan bahwa tidak akan pernah memiliki iman yang besar jika tidak mulai melakukan hal-hal kecil saja.

Dikatakan, setiap sukses besar semua mulai dari hal sederhana. “Ibarat perjalanan ribuan mil dimulai dari langkah pertama. Bagaimana bisa mencapai ribuan mil, jika tidak pernah maju satu langkahpun,” ungkapnya.

Menurut Bapak Uskup, iman itu akan bertumbuh seiring dengan melakukan tugas dan pelayanan. Dan untuk melakukan tugas dan pelayanan itu harus memiliki iman dulu.

“Kita ditantang, untuk bisa melakukan tugas pelayanan harus memiliki iman. Sebagai seorang beriman, segala jawaban atas kehidupan ini ada pada Tuhan. Apapun kesulitan, tantangan, penderitaan yang dialami, pada Tuhan pasti ada jawaban,” katanya.

Bapak Uskup juga mengajak umat untuk meneladani pelindung paroki itu, St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus, seorang pelindung misi yang memiliki iman yang kuat dan sungguh mencintai Tuhan sampai ajalnya tiba di usia yang masih sangat muda.

Di penghujung homili Bapak Uskup juga meminta umat untuk bersyukur atas HUT Paroki Tangeb ke-82, sekaligus pesta pelindungnya. “Semoga umat selalu diberkati Tuhan, iman umat terus bertumbuh dan semakin kuat dan kokoh serta erat bersaudara,” harapnya.

Rasa syukur juga diungkapkan Bapak Uskup atas rahmat imamat Romo Thomas yang bertahan sampai 25 tahun. “Kita berdoa untuk yubilaris agar terus diberi kesehatan jasmani dan rohani, serta tetap tekun dan setia menjadi imam dan semakin mengasihi Tuhan dan sesama,” ajak Mgr. San.

Sedangkan untuk DPP PLeno yang dilantik, Bapak Uskup berharap, “Semoga DPP Pleno yang akan dilantik juga mampu menjalankan tugas pelayanan dengan baik kepada umat dan penuh tanggung jawab.”

Usai homili, dilanjutkan dengan pelantikan pada pengurus DPP Pleno. Namun sebelumnya, dibacakan SK Uskup Denpasar tentang pengangkatan Pengurus DPP dalam jabatannya masing-masing, dilanjutkan mengucapkan kesedian dan janji mereka di hadapan Tuhan dan seluruh umat yang hadir.

Selanjutnya Bapak Uskup secara simbolik melantik setiap pengurus DPP Pleno dengan mengalungkan Salib dan menyerahkan salinan SK pengangkatannya. Dilanjutkan dengan doa dan percikan air suci/berkat.

Pastor Paroki, RP. Alex Dato, SVD, sebelum berkat penutup, mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan dan terima kasihnya kepada Bapak Uskup dan semua pihak.

“Perayaan hari ini sungguh merupakan perayaan iman dan syukur bagi Gereja ini, yang telah ditaburkan iman Katolik 82 tahun lalu. Syukur kepada Tuhan dan secara khusus berterima kasih kepada para Penglingsir dan Perintis Gereja kita,” katanya.

Menurut Romo Alex, delapan puluh dua tahun tidak akan terjadi tanpa langkah awal dan keberanian dari para perintis untuk membuka hati umat di sini. Kini, benih iman yang ditaburkan itu, katanya, telah menjadi pohon yang subur di usia 82 tahun.

“Tuhan juga sudah berkenan memilih tiga putra terbaik paroki Tangeb, yaitu Romo Thomas yang kini merayakan perak Imamat dan dua Imam lainnya Rm. Agung dan Rm. Silas, yang telah lebih dahulu menerima rahmat 25 tahun imamat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Romo Alex mengungkapkan bahwa mereka yang dilantik sebagai pengurus DPP Pleno adalah bagian dari buah-buah iman yang berasal dari benih yang ditaburkan Tuhan untuk paroki ini. “Profisiat dan Selamat bahagia buat kita semua,” pungkasnya.

Sang Yubilaris Romo Thomas Almasan, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan rasa bahagianya.

“Sungguh bahagia hari ini berdiri di sini, di rumah sendiri untuk merayakan 25 tahun imamat saya. Situasi ini teringat kembali 25 tahun lalu, juga di tempat ini saat baru saja ditahbiskan menjadi imam,” katanya.

Lanjut Romo Thomas, “Syukur kepada Tuhan yang telah memelihara, membimbung dan menguatkan panggilan saya. Saya percaya Tuhan memanggil, Tuhan memelihara,Tuhan menyelenggarakan dan Tuhan pula yang membuat atau menjadikan segalanya baik.”

Romo Thomas, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Paroki Tangeb yang terus memelihara iman akan Kristus bahkan terus bertumbuh subur.

Menurut putra kelahiran Paroki Tangeb ini, walau Paroki Tangeb kecil, tetapi sangat bangga karena telah melahirkan tiga orang imam, tiga suster dan satu bruder serta ada satu frater yang sedang berjuang.

“Karya Tuhan sungguh hadir dalam paroki kita. Kecil itu indah, kecil itu luar biasa. Saya alami itu, mulai dari hal-hal kecil dan sederhana dan Tuhan membuat semuanya indah,” pungkasnya seraya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan selalu mendoakannya.

Bapak Uskup, juga menyampaikan profisiat dan selamat kepada seluruh umat Paroki Tangeb. Juga selamat atas rahmat imamat yang boleh dilami Romo Thomas selama 25 tahun dan atas pelantikan DPP Pleno.

“Kita mengucapkan syukur atas segala anugerah Tuhan bagi seluruh umat paroki ini dan atas seluruh peristiwa iman yang kita rayakan dengan penuh sukacita pada hari berahmat ini,” ucap Mgr. San.

Di bagian lain, Bapak Uskup mengajak umat agar bersama Pastor Paroki dan seluruh DPP Pleno, bahu membahu dalam menghidupkan Gereja itu agar terus bertumbuh dan berkembang.

Bapak Uskup mengingatkan akan pentinya memelihara komunio atau persaudaraan (persekutuan), berpartisipasi (mengambil bagian) dalam kehidupan menggereja maupun di masyarakat, dan siap menjadi Gereja yang diutus (bermisi) menjadi saksi Kristus.

Usai misa dilanjutkan resepsi syukuran yang berlangsung di wantilan paroki itu. Sapaan kasih Ketua Panitia, Gregorius I Gusti Ngurah Rai, memulai acara resepsi itu, dilanjutkan tarian penyambutan serta pemotongan tumpeng dan santap siang bersama.

Beragama acara hiburan persembahan anak-anak Sekami dan remaja paroki, dan lain-lainnya turut memeriahkan pesta sukacita tersebut. Profisiat Paroki St. Theresia Tangeb! ***

 

Penulis
Hironimus Adil
Show More

KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL

Tim Redaksi *Pelindung Mgr. DR. Silvester San (Uskup Keuskupan Denpasar) *Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi RD. Herman Yoseph Babey (Ketua Komisi Komsos) *Redaktur: Hironimus Adil- Blasius Naya Manuk- Christin Herman- J Kustati Tukan-

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close