Sukacita Paskah Paroki Singaraja, 13 Katekumen Menerima Sakramen Baptis

SINGARAJA – Perayaan Hari Raya Paskah di Paroki Santo Paulus Singaraja berlangsung penuh sukacita dan makna mendalam. Pada Minggu (5/4), momen kemenangan Kristus atas maut ini tidak hanya menjadi peringatan kebangkitan Yesus, tetapi juga menjadi tanda perjalanan iman baru bagi sejumlah umat.
Sebanyak 13 katekumen secara resmi menerima Sakramen Baptis dalam perayaan suci tersebut. Dengan hati penuh harapan, mereka memasuki kehidupan baru sebagai bagian dari Gereja, menandai langkah awal dalam perjalanan iman Kristiani.

Salah satu katekumen, Matthew, mengungkapkan kebahagiaannya setelah menerima Sakramen Baptis. Ia mengaku perjalanan menuju momen ini tidak selalu mudah.
“Saya selalu berdoa setelah misa, kayak minta diberi kekuatan juga sama Tuhan, supaya dilancarkan sampai hari ini, pembaptisan, Puji Tuhan lega, bebas”, ungkapnya.

Umat yang hadir turut bersukacita menyambut saudara-saudari baru dalam iman, menciptakan kebersamaan yang hangat dan penuh suka cita. Paskah kali ini menjadi simbol nyata bahwa iman terus bertumbuh dan hidup di tengah umat.
Lebih dari sekadar perayaan, Paskah mengingatkan bahwa setiap orang dipanggil untuk mengalami pembaruan diri. Paskah bukan hanya tentang Yesus tetapi Paskah juga tentang perjalanan tentang kehidupan.

Melalui khotbahnya, Pastor Paroki Santo Paulus Singaraja, RD. Elias Helibertus Tison Marung atau kerap disapa Romo Libert, mengajak umat untuk tidak hanya mengenang kebangkitan Kristus, tetapi juga menghadirkan damai dan cinta kasih Kristus di berbagai kesulitan dalam kehidupan kita.
“Maka hari ini kita juga diutus untuk membawa damai di tengah konflik, kita menjadi terang di tengah kegelapan, menjadi harapan bagi yang putus asa”, ujarnya.

Melalui semangat Paskah, seluruh umat diutus untuk menjadi pembawa terang, menghadirkan harapan, serta menjadi saksi kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. *
Komsos Paroki St. Paulus Singaraja
Editor: Hiro/KomsosKD



